KEBUMEN, Beritakebumen.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen merencanakan regrouping atau penggabungan sekolah dasar negeri di wilayahnya.
Dari 12 SD, akan digabung menjadi 6 SD. Kebijakan ini mulai berlaku pada tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Kebumen, Budi Santoso, menjelaskan enam SD yang akan diregroup.
Adapun beberapa sekolah yang masuk rencana penggabungan adalah SDN 3 Karanggayam dengan jumlah 44 siswa digabung ke SDN 1 Karanggayam.
SDN 2 Wadasmalang Kecamatan Karangsambung ke SDN 1 Wadasmalang bukan karena minim siswa tetapi atas permintaan masyarakat.
Selanjutnya, SDN 2 Pekutan Kecamatan Mirit dengam 37 siswa akan digabung ke SDN 1 Pekutan. SDN 3 Candirenggo Kecamatan Ayah dengam hanya 56 siswa akan digabung ke SDN 2 Candirenggo.
SDN 1 Plarangan Kecamatan Karanganyar digabung ke SDN 2 Plarangan (50 siswa) dan SDN 1 Tanggeran Kecamatan Sruweng digabung ke SDN 2 Tanggeran (48 siswa).
Budi menyebutkan pertimbangan utama regrouping adalah jumlah siswa yang sedikit. SD Negeri 3 Karanggayam hanya memiliki 44 siswa.
BACA JUGA: Serunya 75 Siswa SD IT Al Madinah Kebumen Belajar Jadi Presenter dan Kameramen
SD Negeri 2 Pekutan Mirit hanya 37 siswa. SD Negeri 3 Candirennggo memiliki 56 siswa. SD Negeri 1 Pelarangan dan SD Negeri 1 Pangeran masing-masing hanya sekitar 50 dan 48 siswa.
Untuk SD Negeri 2 Wadasmalang, regrouping dilakukan atas permintaan masyarakat.
Warga setempat menginginkan hanya satu SD karena sering terjadi gesekan antar warga setiap musim penerimaan siswa baru.
Proses regrouping masih panjang. Budi mengungkapkan ada 11 tahapan yang harus dilalui. Saat ini baru tiga tahapan yang selesai.
“Regroup baru akan efektif setelah dana BOS triwulan kedua cair pada Agustus 2026. Setelah itu, SK Bupati akan diproses,” kata Budi Santoso, Senin, 20 April 2026.
Meski begitu, persiapan telah dimulai. Pemetaan kepala sekolah dan guru sudah dilakukan. Dua sekolah bahkan sudah selesai dipetakan.
Regroup ini diharapkan membuat pengelolaan pendidikan lebih optimal.






