Program ini dinantikan karena mampu meringankan beban biaya transportasi di puncak arus balik.
Wakil Bupati Zaeni Miftah, menyebut para perantau sebagai “pahlawan ekonomi” bagi Kebumen.
BACA JUGA: Ribuan Pemudik Mulai Padati Stasiun Kebumen, Gelombang Kedatangan Terus Meningkat Jelang Lebaran
Ia menjelaskan perputaran uang selama Lebaran mencapai ratusan miliar rupiah, berkontribusi besar pada sektor kuliner, transportasi lokal, hingga pasar tradisional.
Pelepasan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan perjalanan.
Zaeni berharap program ini terus berlanjut dengan jangkauan lebih luas, mendukung tradisi mudik sebagai bagian dari budaya nasional.






