Spektakuler! 102 Pemain Atraksi Seni Abid Sinar Abadi Meriahkan Hari Jadi Desa Grenggeng Kebumen

Aksi 102 penampil seni abid memukau warga di Puncak Hari Jadi Desa Grenggeng, Karanganyar, Kebumen.

KARANGANYAR, Beritakebumen.com – Atraksi Seni Abid Sinar Abadi sukses memukau ratusan warga Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jumat, 28 Agustus 2026 malam.

Pertunjukan seni api tradisional tersebut menjadi salah satu acara utama dalam perayaan Hari Jadi ke-102 Desa Grenggeng sekaligus memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Berita Lainnya

Pertunjukan yang berlangsung di Lapangan Lembah Pereng itu menghadirkan aksi para pemain yang terampil mengolah api menggunakan obor bambu berujung ganda.

BACA JUGA: 1.200 Paket Sembako Dibagikan Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen Usai Sembahyang King Hoo Ping

Dalam suasana malam yang gelap, gerakan obor yang diayunkan dan diputar dengan cepat menghasilkan pola cahaya yang menarik perhatian penonton.

Ketegangan semakin terasa ketika para pemain menampilkan sejumlah atraksi ekstrem. Di antaranya lompat harimau menembus lingkaran api, lompat tali berapi, serta berbagai koreografi berbahaya lainnya.

Sebanyak 102 pemain terlibat dalam pertunjukan tersebut. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA hingga warga dewasa.

Keterlibatan lintas generasi tersebut turut memperlihatkan keberlanjutan Seni Abid di tengah masyarakat Desa Grenggeng.

Kepala Desa Grenggeng, Eri Listiawan, mengatakan Seni Abid merupakan kesenian warisan leluhur yang terus dilestarikan secara turun-temurun.

Kesenian tersebut kerap ditampilkan dalam berbagai momentum penting di desa.

Menurutnya, Seni Abid hadir dalam sejumlah kegiatan seperti peringatan hari besar Islam, malam 1 Suro, peringatan HUT RI, hingga perayaan hari jadi Desa Grenggeng.

BACA JUGA: 397 Pelajar Meriahkan Hari Jadi Ke-397 Kebumen Lewat Tari Kolosal

Selain atraksi Seni Abid, puncak perayaan Hari Jadi ke-102 Desa Grenggeng juga dimeriahkan dengan tradisi pemotongan tumpeng.

Lalu, Tari Gugur Gunung, penampilan paduan suara PKK Desa Grenggeng, serta acara perpisahan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat Desa Grenggeng menjaga kesenian dan tradisi lokal agar tetap hidup serta dikenal oleh generasi muda.

Berita terkait