GOMBONG, Beritakebumen.com – Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) memperkuat persiapan pendirian Fakultas Kedokteran melalui kegiatan pendampingan yang berlangsung di Ruang Kuliah 1 Unimugo, Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut membahas kesiapan akademik, sumber daya manusia, tata kelola, serta strategi pengembangan pendidikan kesehatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kampus yang unggul di bidang kesehatan.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unimugo, Ir. M. Yahya Fuad, S.E., membuka kegiatan dengan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pendampingan. Ia menilai pendirian Fakultas Kedokteran membutuhkan persiapan menyeluruh, mulai dari perencanaan kelembagaan hingga penguatan kerja sama dengan berbagai pihak.
Menurutnya, UNIMUGO perlu memastikan kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, dan aspek akademik sebelum merealisasikan rencana tersebut. Penguatan jejaring kemitraan juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendirian fakultas.
BACA JUGA: Mau Nonton Akhir Pekan? Ini Daftar Film dan Jam Tayang di 3 Bioskop Kebumen Hari Ini
Perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., turut memberikan apresiasi terhadap langkah UNIMUGO. Ia menekankan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran tidak cukup hanya dengan memenuhi persyaratan administratif.
“Proses ini tentu tidak hanya membutuhkan kesiapan secara administratif, tetapi juga kesiapan akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, jejaring rumah sakit, serta dukungan seluruh elemen persyarikatan,” ujarnya.
Ia mendorong UNIMUGO memetakan seluruh persyaratan secara sistematis dan melibatkan unsur pimpinan universitas, fakultas, persyarikatan, rumah sakit, tenaga akademik, serta mitra strategis dalam proses persiapan.
Perkuat Kapasitas Akademik dan Tata Kelola
Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., kemudian memaparkan sejumlah modal kelembagaan yang mendukung rencana pendirian Fakultas Kedokteran. Paparan tersebut mencakup perkembangan program studi, kualifikasi dosen, jabatan akademik, dan pengelolaan institusi.
UNIMUGO saat ini memiliki tujuh program studi dengan akreditasi Unggul. Universitas juga mencatat 21 dosen yang sedang menempuh pendidikan doktor atau S3. Sebanyak 13 dosen telah terdata secara resmi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), sedangkan delapan dosen lainnya telah menyelesaikan pendidikan dan masih menunggu penerbitan ijazah.
BACA JUGA: Catat! Pemadaman Listrik PLN Kebumen 14-17 September, Ini Daftar Wilayahnya
Pada aspek jabatan akademik, enam dosen telah menduduki posisi Lektor Kepala. Sementara itu, empat dosen lainnya sedang menjalani proses pengajuan tahap II.
Selain pengembangan sumber daya manusia, UNIMUGO mempertahankan tata kelola dan akuntabilitas kelembagaan. Universitas tersebut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama empat tahun berturut-turut.
Capaian tersebut menjadi bagian dari modal kelembagaan yang dipaparkan dalam kegiatan pendampingan. Namun, UNIMUGO tetap perlu memenuhi seluruh persyaratan pendirian Fakultas Kedokteran sesuai ketentuan yang berlaku.
Siapkan Pengembangan Program Magister
UNIMUGO juga memaparkan rencana transformasi strategis yang menghubungkan pendirian Fakultas Kedokteran dengan pengembangan jenjang pendidikan kesehatan lainnya.
Universitas menyiapkan sejumlah program magister prioritas, meliputi Magister Keperawatan, Magister Hukum Kesehatan, Magister Manajemen Rumah Sakit, dan Magister Kebidanan.
Pengembangan program tersebut diarahkan untuk memperluas ekosistem pendidikan kesehatan, mulai dari jenjang vokasi, sarjana, profesi, hingga magister dan kedokteran.
Rencana ini menempatkan pendirian Fakultas Kedokteran sebagai salah satu agenda strategis UNIMUGO dalam memperkuat posisi universitas sebagai pusat keilmuan kesehatan unggulan.
BACA JUGA: Tak Cukup Jago Bicara, Pelajar Kebumen Dibekali Etika Kepemimpinan
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D., SpM., memberikan pengarahan mengenai langkah-langkah yang perlu dipersiapkan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran. Pendampingan mencakup strategi pemenuhan persyaratan serta penyusunan tahapan kerja yang sistematis.
UNIMUGO memanfaatkan forum tersebut untuk mengevaluasi kesiapan internal dan mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperkuat. Hasil pendampingan menjadi bahan penyusunan langkah lanjutan menuju pendirian Fakultas Kedokteran.
Melalui penguatan akademik, sumber daya manusia, tata kelola, dan kemitraan, UNIMUGO melanjutkan agenda transformasi kelembagaan dengan mengusung semangat Unggul, Islami, Berkemajuan, dan Berdampak. Rencana pendirian Fakultas Kedokteran menjadi bagian dari upaya universitas memperluas kontribusi dalam pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia bidang kesehatan. ***






