Masih Hilang di Hari Ke-6, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal untuk Cari Bocah Terseret Ombak Setrojenar

Hari keenam pencarian korban terseret ombak Pantai Setrojenar Kebumen. Tim SAR perkuat area hingga 5 km dan gunakan drone thermal. (Foto: Humas Basarnas Cilacap)

BULUSPESANTREN, Beritakebumen.com – Tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kebumen terus berupaya mencari seorang wisatawan yang masih hilang terseret ombak di Pantai Setrojenar, Kebumen.

Memasuki hari keenam pencarian, Selasa, 7 April 2026, area penyisiran resmi diperluas.

Berita Lainnya

Insiden bermula pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 15.45 WIB. Tiga wisatawan asal Desa Banjurmukadan, Kecamatan Buluspesantren, dilaporkan terseret arus laut.

Dua korban bernama Regi Muliana (11) dan Ihsan Nur Awali (11) berhasil ditemukan. Regi selamat, namun Ihsan meninggal dunia. Sementara Andika Rizki Maulana (11) masih dalam pencarian.

Pada operasi hari keenam, tim SAR dibagi menjadi tiga unit. Unit pertama menyisir permukaan air hingga radius 5 mil laut.

BACA JUGA: Belum Ketemu, Pencarian Korban Terseret Ombak Setrojenar Berlanjut Hari Keenam

Unit kedua mencari di sepanjang bibir pantai ke arah barat hingga Bedahan dan ke timur sejauh 5 kilometer menuju Pantai Mliwis.

Unit ketiga menerbangkan drone thermal untuk pemantauan udara.

Hingga pukul 17.00 WIB, hasil pencarian masih nihil. Operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu, 8 April 2026 pukul 07.00 WIB.

Basarnas memastikan pencarian tetap berlangsung setiap hari hingga Andika ditemukan. Masyarakat diimbau waspada terhadap ombak tinggi di kawasan pantai selatan Kebumen.

Berita terkait