Belanja Daerah Naik 2,71% di Perubahan APBD 2025, Fokus Perbaikan Jalan dan Layanan Dasar

APBD Perubahan
Bupati Lilis Nuryani menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Perubahan APBD Kebumen TA 2025 dalam rapat paripurna. (Foto: Dok. DPRD Kebumen)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen mengajukan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD Kebumen Tahun Anggaran 2025 dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-75 di Masa Persidangan III, Senin (30/6/2025).

Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani penyampaikan pengantar nota keuangan Perubahan APBD Kebumen TA 2025 bahwa, belanja daerah pada perubahan APBD 2025 naik 2,71% menjadi Rp3,17 triliun. Kenaikan terbesar terjadi pada pos belanja modal, dari Rp177 miliar menjadi Rp280 miliar—naik Rp102 miliar—yang difokuskan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan pengadaan aset pemerintah.

Berita Lainnya

Anggaran juga dialokasikan untuk urusan wajib pelayanan dasar: pendidikan 35,62%, kesehatan 17,79%, pekerjaan umum 6,66%, perumahan 0,97%, ketertiban 1,18%, dan sosial 0,52%. Sementara itu, belanja penunjang urusan pemerintahan mencapai 24,58%.

“Begitu APBD perubahan disetujui, kami akan tancap gas memperbaiki jalan,” tegas Bupati Lilis Nuryani.

BACA JUGA: Sah, APBD Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Kebumen Sebesar Rp3,1 Triliun

Pendapatan daerah turun 0,25% menjadi Rp2,99 triliun dari sebelumnya Rp3,002 triliun, akibat koreksi dana transfer dari pemerintah pusat. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru naik 3,93%.

Kontribusi PAD terbesar berasal dari retribusi daerah sebesar 53,27%, terutama sektor pelayanan kesehatan. Disusul pajak daerah 40,87%, hasil pengelolaan kekayaan daerah 3,77%, dan lainnya 2,09%. Dana transfer dari pusat tetap mendominasi struktur pendapatan sebesar 81,01%, sedangkan PAD menyumbang 18,99%.

Prioritas Pembangunan

Dana transfer tercatat menurun Rp13,75 miliar dibanding proyeksi awal. Meski demikian, pemerintah daerah tetap menjaga prioritas pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Perubahan APBD 2025 mencatat defisit Rp177,3 miliar yang ditutup melalui pembiayaan dari SiLPA 2024 sebesar Rp185,9 miliar dan penerimaan pinjaman Rp2,1 miliar.

BACA JUGA: Rumput Stadion Chandradimuka akan Diperbaiki Menggunakan APBD Perubahan

Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp10,1 miliar dialokasikan untuk penyertaan modal ke BUMD sebesar Rp8 miliar, serta pemberian pinjaman kepada gabungan kelompok tani Rp1,5 miliar dan nelayan Rp600 juta.

DPRD Kebumen kini masih membahas Raperda APBD Perubahan 2025. Paripurna penyampaian pandangan fraksi digelar 1 Juli 2025, dilanjutkan penyampaian pendapat bupati pada 2 Juli 2025.

Berita terkait