Bupati dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Resmikan Pasar Pagi Kebumen Tahap II

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Bupati Arif Sugiyanto bersama Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Iqbal Shoffan Shofwan MSi meresmikan Pasar Pagi Kebumen, Selasa 4 Februari 2025.

Peresmian dilakukan setelah revitalisasi tahap kedua yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 3 miliar. Hadir Wabup Ristawati Purwaningsih, staf ahli bupati, asisten sekda, BUMD, OPD, perwakilan pedagang pasar pagi, serta koordinator paguyuban pasar pagi.

Baca juga: Penjualan Gas Melon Lewat Pengecer Sudah Dilarang di Kebumen

“Alhamdulillah di Kebumen 99% pasar tradisional sudah direvitalisasi, hanya Pasar Karangsambung yang belum,” kata Bupati Arif Sugiyanto.

Di depan jajaran Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan tamu undangan, Bupati Arif menceritakan bahwa lokasi berdirinya Pasar Pagi Kebumen awalnya merupakan terminal non bus.

“Lokasi ini awalnya stanplat colt, hidup segan mati tak mau. Pedagang pasar pagi semangatnya luar biasa. Dulu mereka berjualan di parkiran pasar Tumenggungan, kalau hujan kebanjiran, panas kepanasan. Lalu saya minta pindah ke sini,” lanjutnya.

Selama Revitalisasi, Pedagang Dipindah ke Stadion Chandradimuka 

Dengan turunnya bantuan anggaran untuk revitalisasi tahap pertama, maka pedagang pasar pagi saat itu diminta pindah ke Stadion Chandradimuka selama pembangunan tahap pertama.

“Setelah jadi dibangun, kita minta pedagang untuk balik lagi ke sini. Tidak lama lalu ada revitalisasi tahap kedua dan hari ini peresmian. Semoga dapat meningkatkan kesejahteraan khususnya pedagang,” kata bupati.

Dengan adanya revitalisasi tahap kedua, bukan berarti infrastruktur Pasar Pagi Kebumen telah sempurna. Bupati Arif menyampaikan bahwa masih ada pekerjaan rumah di sisi utara pasar yakni area penggilingan daging.

“Semoga selanjutnya bisa dibangun lagi dengan tujuan Pasar Pagi Kebumen ini bisa menjadi pasar induk untuk sayur-sayuran. Tolong dijaga juga kebersihannya,” lanjut bupati.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan plakat dan pemotongan pita oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan MSi didampingi Bupati Arif Sugiyanto, Wabup Ristawati Purwaningsih, Kepala Disperindag KUKM, dan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kebumen.

“Total biaya keseluruhan revitalisasi tahap satu dan dua sebesar Rp 6 miliar. Ada 126 pedagang yang terfasilitasi dari tahap kedua ini” kata Iqbal Shoffan Shofwan.

Ia berharap dengan diresmikannya Pasar Pagi Kebumen ini, baik pedagang maupun pembeli sama-sama menjaga dan merawat. Hal ini berkaitan dengan mengikuti SNI pasar salah satunya kebersihan.

“Itu (kebersihan pasar) yang jadi tantangan kita ke depan,” pungkasnya.

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *