GOMBONG, Beritakebumen.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem berlangsung meriah di Alun-alun Manunggal Gombong, Sabtu malam (1/11/2025). Acara puncak diisi dengan pagelaran wayang kulit lakon “Wisanggeni Kridha”, menampilkan duet Dalang Eko Suwaryo dan Dalang Amar Pradopo yang memukau ribuan penonton.
Sebelum pementasan, kegiatan sore hari diawali dengan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Anggota DPR RI Amelia Anggraini, serta pembagian paket sembako untuk masyarakat sekitar.
Sebagai simbol usia ke-14 tahun, jajaran pengurus Partai NasDem memotong 14 tumpeng, disaksikan para pejabat tinggi partai. Hadir Ketua DPW NasDem Jateng sekaligus Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, HM Prasetyo, Saur Hutabarat, Elman Saragih, Sugeng Suparwoto, Sri Wulan, Amelia Anggraini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, serta Ketua DPD NasDem Kebumen dr Faiz Alauddien Reza Mardhika.
Turut hadir pula mantan Bupati Mohammad Yahya Fuad, KH Yazid Mahfudz, Wakil Bupati Zaeni Miftah, jajaran Forkompimda, serta perwakilan partai politik lainnya.
BACA JUGA: Grebeg Rolasan di Pantai Mliwis: Merawat Tradisi, Memajukan Pariwisata
Ketua DPD NasDem Kebumen dr Faiz Alauddien Reza Mardhika menyampaikan rasa bangga karena Kebumen dipercaya menjadi tuan rumah perayaan ini.
“Empat belas tahun NasDem bukan sekadar peringatan, tapi momentum gerakan restorasi perubahan,” ujarnya.
Bupati Lilis Nuryani, kader perempuan NasDem pertama yang menjabat bupati di Jawa Tengah, turut memberikan sambutan.
“Politik bagi saya adalah pengabdian. Pengabdian yang tulus akan menghadirkan perubahan,” ungkapnya.
Filosofi Lakon “Wisanggeni Kridha”
Sementara itu, Ketua Korwil NasDem Jateng Sugeng Suparwoto menjelaskan filosofi lakon “Wisanggeni Kridha”.
“Wisanggeni menggambarkan sosok cerdas dan kritis yang berpegang pada moral dan etika. Semangat itu relevan dengan perjuangan politik yang jujur dan berintegritas,” jelasnya.
Pagelaran wayang dimulai dengan penyerahan gunungan kepada kedua dalang, disertai aksi para kader partai membeli dagangan rakyat kecil dan membagikannya kepada penonton sebagai simbol kepedulian sosial.






