Google Tahu Segalanya tentang Kamu! Ini Cara Cek dan Hentikan Pelacakan Data Pribadi

Cara cek dan menghentikan pelacakan data pribadi di akun Google. (Foto: Canva)

Memeriksa Data yang Tersimpan

Pengguna dapat melihat gambaran umum data yang telah dikumpulkan melalui dasbor akun Google pribadi. Proses pemeriksaan dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  • Masuk (login) ke akun Google Anda.
  • Klik ikon profil di pojok kanan atas, lalu pilih menu Kelola Akun Google Anda (Manage your Google Account).
  • Pilih menu Data & Privasi (Data & Privacy)

Pada halaman tersebut, pengguna dapat melihat rekam jejak aktivitas, tempat-tempat yang pernah dikunjungi, pengaturan iklan di My Ad Center, hingga daftar aplikasi pihak ketiga yang terhubung dengan akun.

Berita Lainnya

Jika ingin mengamankan dokumen pribadi tersebut, pengguna bisa mengunduh salinan seluruh data miliknya secara utuh melalui fitur Google Takeout.

Cara Membatasi dan Menghentikan Pelacakan Aktivitas

Guna meningkatkan keamanan privasi digital, pengguna disarankan untuk membatasi informasi yang direkam oleh Google melalui menu My Activity dengan langkah-langkah strategis:

BACA JUGA: Suara Hewan Kini Disulap Jadi Peta Geometri, Jalan Pintas Buat ‘Ngobrol’ Sama Anabul?

1. Menonaktifkan Personalisasi Iklan

Pada menu Data & Privasi, pilih opsi Iklan Terpersonalisasi (Add Personalization), lalu geser tombol utama ke posisi nonaktif.

2. Menghapus Riwayat Aktivitas

Pengguna dapat mematikan sekaligus menghapus riwayat aktivitas web dan aplikasi (Web & App Activity), riwayat lokasi, serta mengatur penghapusan otomatis pada riwayat tontonan YouTube.

3. Pembersihan Berkala pada Chrome

Sangat disarankan untuk membersihkan cache dan cookie peramban secara berkala melalui menu Setelan (Settings) > Privasi dan Keamanan (Privacy and Security).

4. Memanfaatkan Mode Samaran

Pengguna dapat menggunakan mode Incognito saat berselancar untuk mencegah perekaman data aktivitas sementara waktu.

Langkah-langkah pembatasan ini dapat meminimalkan paparan data pribadi secara signifikan.

Kendati demikian, selama pengguna masih memanfaatkan ekosistem digital dan layanan utama dari Google, perusahaan teknologi tersebut akan tetap mempertahankan sebagian akses dasar terhadap aktivitas digital penggunanya demi operasional sistem.

Berita terkait