Jamnas JATAM di Kebumen Ditutup, Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Kemandirian Pertanian

Ketua PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy meninjau stand JATAM Expo di halaman Pendopo Kabumian, Minggu, 21 September 2025. (Foto: Beritakebumen.com)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) di Kebumen, Jawa Tengah, resmi ditutup dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

Acara yang dihadiri ribuan peserta dari 22 provinsi ini mencatatkan transaksi fantastis hingga Rp1,485 miliar dan menarik sekitar 22.000 pengunjung.

Berita Lainnya

Penutupan Jamnas pertama ini dilakukan secara langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Muhadjir Effendy, di Pendopo Kabumian, Minggu, 21 September 2025.

Muhadjir Effendy menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memberdayakan petani dan mengubah citra petani agar menjadi profesi yang sejahtera.

BACA JUGA: Beras Sepulen Japonica, Muhammadiyah Luncurkan Padi Varietas ‘Mentari’

“Muhammadiyah harus bisa membalikkan citra bahwa petani itu makmur. Jangan menunggu orang lain, Muhammadiyah harus di depan dalam memberdayakan petani,” tegasnya.

Ia berharap semangat yang terbangun selama jambore ini akan menjadi motor penggerak bagi petani untuk terus berinovasi.

Jambore Nasional JATAM juga menghasilkan poin-poin penting. Salah satu rekomendasi utamanya adalah mendorong pengembangan pertanian sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Selain itu, JATAM bertekad untuk memperkuat solidaritas sesama petani, menggerakkan kemandirian melalui koperasi, dan mengampanyekan gerakan “Bela Beli” produk pangan lokal Muhammadiyah.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, mengapresiasi peran Muhammadiyah yang dinilainya sebagai pilar penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan bangsa.

Ia mencontohkan inovasi seperti pengembangan varietas padi Muhammadiyah Mentari. “Perubahan besar akan terjadi bila semua pihak terus bersinergi,” ujarnya.

BACA JUGA: Di Gombong, Muhammadiyah Luncurkan Varietas Padi ‘Mentari’ untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

Sebagai puncak acara, Muhadjir Effendy secara simbolis meluncurkan Gerakan Muhammadiyah Menanam yang ditandai dengan penyerahan bibit pohon kepada perwakilan peserta.

Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro, juga turut menyumbang 4.000 bibit tanaman, terdiri dari 2.000 bibit kelapa genjah dan 2.000 bibit buah-buahan seperti alpukat, mangga, dan durian.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PDM Kebumen, Joko Purnomo, mengumumkan rencana Jambore Nasional II JATAM akan diselenggarakan di Lampung.

Berita terkait