Jangan Jadi Pemburu Dadakan, Gus Baha Tekankan Pentingnya Persiapan Lailatul Qadar Sejak Dini

Lailatul Qadar adalah bonus umur bagi umat Nabi Muhammad. Gus Baha jelaskan cara cerdas menjemput malam seribu bulan dengan konsistensi dan menjauhi maksiat. (Foto: Istimewa)

Beritakebumen.com – KH Ahmad Bahauddin Nursalim, atau yang akrab disapa Gus Baha, memberikan perspektif unik dan mendalam mengenai cara terbaik menjemput malam Lailatul Qadar.

Dalam tausiyah yang disiarkan melalui kanal YouTube NU Online, ulama kharismatik asal Rembang ini menekankan bahwa mencari malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut seharusnya tidak dilakukan secara mendadak hanya di akhir Ramadhan.

Berita Lainnya
Hadiah untuk Umat Nabi Muhammad SAW

Gus Baha mengawali penjelasannya dengan menceritakan latar belakang turunnya Lailatul Qadar.

Berdasarkan kitab-kitab hadis kredibel, Nabi Muhammad SAW sempat merasa resah saat membandingkan umur umatnya yang pendek dengan umur umat terdahulu, seperti Nabi Nuh yang mencapai 950 tahun atau Nabi Ibrahim yang ratusan tahun.

BACA JUGA: Kenapa Lailatul Qadar Setara 1000 Bulan? Simak Penjelasan Gus Baha Soal Bonus Usia Umat Akhir Zaman

Sebagai jawaban atas keresahan tersebut, Allah SWT memberikan “bonus” berupa Lailatul Qadar.

Malam ini setara dengan 83 tahun 4 bulan, sebuah kompensasi istimewa agar nilai ibadah umat Nabi Muhammad bisa menandingi atau bahkan melampaui capaian umat terdahulu meski dengan usia biologis yang jauh lebih singkat.

Satu poin penting yang ditekankan Gus Baha adalah mengenai kapan seseorang harus mulai bersiap.

Berita terkait