KEBUMEN, Beritakebumen.com – Rombongan Persak Kebumen mendapat sambutan hangat di Pendopo Kabumian Kebumen, Selasa, 17 Februari 2026, sehari setelah berlaga di final Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 di Stadion Jatidiri Semarang.
Ketua KONI Kebumen Zubair Syamsu bersama sejumlah pejabat Pemkab Kebumen, termasuk Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Frans Haidar serta Asisten Pemerintahan dan Kesra R Agung Pambudi, turut menyambut langsung perjuangan tim kebanggaan masyarakat Kebumen.
Perjalanan Dramatis di Final
Persak Kebumen harus mengakui keunggulan Persibangga Purbalingga melalui adu penalti dengan skor 11-12 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir.
Meski hanya membawa pulang gelar runner-up, capaian ini tetap menjadi catatan manis dalam sejarah klub.
BACA JUGA: Persak Kebumen Runner-Up Liga 4 Jateng, Bupati Lilis: Semangat Pemain Luar Biasa!
Ketua Umum Persak Kebumen, HM Tursino, memberikan apresiasi berupa bonus total Rp70 juta untuk tim. Jumlah tersebut terdiri dari hadiah resmi runner-up Liga 4 Jateng sebesar Rp20 juta dan tambahan Rp50 juta dari pribadi HM Tursino.
“Alhamdulillah tim Persak Kebumen berhasil lolos ke final. Tahun 2021 kita hanya peringkat ketiga dan terhenti di 32 besar nasional. Sekarang kita cetak sejarah baru dengan menembus final,” ujar HM Tursino.
Target Utama Lolos ke Liga 3
Menariknya, manajemen Persak mengaku tidak memasang target juara di Liga 4. Target utama mereka adalah naik kasta ke Liga 3. Final yang diraih saat ini bahkan melampaui ekspektasi awal.
Terkait komposisi tim untuk menghadapi putaran nasional April mendatang, HM Tursino menjelaskan akan ada evaluasi menyeluruh. Ia mengakui masih ada kesenjangan antara pemain utama dan cadangan yang perlu dibenahi.
Namun untuk pelatih kepala Gatot Barnowo, posisinya dipastikan aman. “Insyaallah aman. Kita sudah berdiskusi dan sepakat melanjutkan kerja sama. Mudah-mudahan Mbah Gatot bisa membawa Kebumen lolos ke Liga 3 dan membahagiakan masyarakat,” tambahnya.
BACA JUGA: Runner-Up Liga 4 Jateng, Perjuangan Persak Kebumen Berakhir Dramatis di Adu Penalti
Kebanggaan Menjadi Kuda Hitam
Pelatih Kepala Persak Kebumen, Gatot Barnowo, mengungkapkan kebanggaannya bisa mengantar tim ke final. Ia merasa mendapatkan kepercayaan besar dari manajemen untuk membawa tim berprestasi.
“Banyak yang menyebut final ini sebagai pertandingan paling menarik selama gelaran Liga 4 musim ini. Saya senang tim kita dianggap underdog, tapi mampu membuktikan memiliki mental juara,” kata Gatot.
Ia juga terbuka dengan evaluasi, termasuk untuk posisinya sebagai pelatih. “Kalau masih diberi amanah, saya akan jalankan dengan konsekuen. Targetnya sesuai arahan Pak Ketua, tembus Liga 3,” ujarnya.
Persiapan Menuju Putaran Nasional
Manajer Persak Kebumen, Arif Budiman, menegaskan bahwa manajemen sejak awal sudah bertekad naik kasta. Final yang diraih otomatis mengamankan tiket ke putaran nasional, meski jumlah kuota pasti dari Jawa Tengah masih menunggu regulasi resmi.
“Kami langsung bekerja menyusun roadmap persiapan. Putaran nasional akan digelar April mendatang, waktunya tidak panjang,” jelas Arif.
Terkait venue pertandingan, Persak berencana mengajukan diri sebagai tuan rumah home turnamen.
Pihaknya juga mengapresiasi komitmen Pemkab Kebumen yang terus merenovasi stadion sebagai pusat pengembangan olahraga di daerah.






