KEBUMEN, Beritakebumen.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah.
Khususnya di wilayah Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. Peringatan dini ini berlaku mulai 11 hingga 14 September 2025.
Berdasarkan analisis sinoptik BMKG, kondisi cuaca di perairan tersebut diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
Selama periode ini, ketinggian gelombang laut di perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini masuk dalam kategori gelombang sedang.
BACA JUGA: Warga Kebumen Waspada! Gelombang 4 Meter Berpotensi Terjang Selatan Jateng
Gelombang tinggi ini didorong oleh pola angin yang umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 15 knot.
Angin dengan kecepatan tersebut berpotensi memicu gelombang tinggi yang berbahaya bagi aktivitas pelayaran.
BMKG juga mengeluarkan sejumlah peringatan keselamatan bagi para nelayan dan operator kapal. Gelombang setinggi 1,25 meter dan kecepatan angin 15 knot berisiko tinggi bagi keselamatan perahu nelayan.
Sementara itu, kapal tongkang diimbau untuk lebih waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan gelombang mencapai 1,5 meter.
BACA JUGA: Waspada! BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Kebumen
Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal, untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca maritim dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.
Peringatan dini gelombang tinggi ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kerugian di sektor kelautan.






