Anyaman Pandan Kebumen Tembus Pasar Internasional, Berawal dari Modal Rp500 Ribu

Kerajinan anyaman pandan asal Kebumen sukses tembus pasar Eropa dan dunia. (Foto: Kebumen TV)

KUWARASAN, Beritakebumen.com – Industri kreatif lokal dari Kabupaten Kebumen kembali menunjukkan daya saing di pasar global.

Kerajinan anyaman pandan milik Danang Sudrajat, warga Gang Mawar, Emprak, Wonoyoso, Kecamatan Kuwarasan, sukses menembus pasar internasional setelah dirintis dari usaha rumahan dengan modal awal Rp500 ribu.

Berita Lainnya

Danang mulai mengembangkan usaha anyaman pandan pada 2019 melalui brand Kampoeng Anyaman. Berkat ketekunan dan inovasi produk, usahanya berkembang pesat hingga lolos kurasi nasional pada 2022.

Kesempatan tersebut membawanya mengikuti pelatihan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.

BACA JUGA: Limbah Pelepah Pisang di Kebumen Tembus Pasar Ekspor, Omzet Ratusan Juta

Produk Kampoeng Anyaman kini terbagi dalam tiga kategori utama. Untuk kebutuhan hotel, Danang memproduksi sandal hotel dan kotak tisu dengan harga mulai Rp7.000 hingga Rp25.000.

Di sektor fesyen dan aksesori, tersedia tas anyaman pandan berpadu kulit asli, sepatu, hingga clutch dengan harga Rp15.000 sampai Rp1,8 juta.

Sementara kategori souvenir dan dekorasi rumah menghadirkan gantungan kunci, pouch, dan perlengkapan home decor dengan harga mulai Rp6.000 hingga Rp250.000.

Danang mengatakan produknya telah dipasarkan di tingkat lokal dan nasional, bahkan mulai diekspor ke sejumlah negara.

Pasar Kampoeng Anyaman kini menjangkau Malaysia, Filipina, Thailand, Hong Kong, Jepang, Tiongkok, Prancis, hingga Australia.

Perkembangan usaha tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Saat ini sekitar 200 perajin lokal terlibat dalam proses produksi anyaman pandan.

BACA JUGA: Tetap Bertahan di Era Modern, Warga Tambaharjo Kebumen Produksi Caping Bambu Turun-temurun

Untuk memperkuat pasar internasional, Danang memanfaatkan platform digital seperti Shopee Ekspor dan aktif mengikuti pameran dagang luar negeri.

Ia dijadwalkan kembali mempromosikan produk anyaman pandan Kebumen dalam pameran di Polandia pada Agustus mendatang.

Demi menjaga kualitas dan ketersediaan bahan baku, Danang juga membudidayakan tanaman pandan secara mandiri agar produksi tetap stabil dan berkelanjutan.

Berita terkait