Keutamaan Hari Tasyrik, Momentum Umat Islam Memperkuat Zikir dan Ketakwaan

Manfaatkan hari tasyrik, Ustadz Adi Hidayat ajarkan amalan penggugur dosa. (Foto: Dok. Kemenhaj)

BERITAKEBUMEN.COM – Hari Tasyrik yang berlangsung pada 11, 12, dan 13 Zulhijah menjadi salah satu momen istimewa dalam kalender Islam.

Pada hari-hari tersebut, jemaah haji menjalani mabit di Mina sambil memperbanyak zikir dan ibadah.

Berita Lainnya

Keutamaan Hari Tasyrik juga dapat dirasakan umat Muslim di seluruh dunia dengan memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam penjelasannya, Ustadz Adi Hidayat mengingatkan pentingnya memanfaatkan Hari Tasyrik untuk memperkuat kualitas spiritual.

Mengacu pada Surah Al-Baqarah ayat 203, umat Islam diperintahkan untuk memperbanyak zikir pada hari-hari yang telah ditentukan.

Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan sehari-hari.

Bagi jemaah haji di Mina, terdapat pilihan menyelesaikan rangkaian ibadah melalui Nafar Awal selama dua hari atau Nafar Tsani hingga hari ketiga.

Keduanya memiliki nilai ibadah yang baik selama dijalankan dengan niat memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

BACA JUGA: Puasa Arafah Bisa Hapuskan Dosa Besar? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Hari Tasyrik juga dianjurkan diisi dengan berbagai amalan utama.

Umat Islam dapat meningkatkan intensitas doa, memperbanyak membaca Al-Qur’an, melakukan murajaah hafalan, serta melafalkan kalimat thayyibah dan istigfar setelah salat fardu.

Selain itu, menjaga kualitas salat menjadi bagian penting karena salat merupakan sarana utama seorang hamba berkomunikasi dengan Tuhannya.

Momentum Hari Tasyrik juga mengingatkan manusia pada kehidupan akhirat. Gambaran jutaan jemaah haji yang berkumpul di Mina menjadi pengingat tentang hari kebangkitan dan proses hisab di Padang Mahsyar kelak.

Melalui Hari Tasyrik, umat Islam diajak memperkuat koneksi spiritual dengan Allah SWT serta meninggalkan kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari.

Kedekatan dengan Sang Pencipta diyakini menjadi bekal penting untuk meraih keselamatan dan kemudahan saat menghadapi kehidupan akhirat.

Berita terkait