Al Falah Pencak Silat Championship, 221 Pesilat Muda 3 Kabupaten Tanding di GOR Gembira Kebumen

Pencak Silat Al Falah Championship Series 2 Sukses Digelar, Tampung 221 Atlet Muda. (Foto: Beritakebumen.com)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Sebanyak 221 atlet muda dari berbagai sekolah berpartisipasi dalam Turnamen Al Falah Pencak Silat Championship Series 2.

Ajang yang berlangsung di GOR Gembira, Kebumen, pada 17-18 Januari 2026 ini bertujuan menjaring bibit atlet berprestasi.

Berita Lainnya

Turnamen pencak silat ini diselenggarakan oleh OSIS dan ekstrakurikuler pencak silat SMK Al Falah Sumberadi, bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kebumen.

Ini merupakan penyelenggaraan yang kedua setelah edisi pertama digelar pada tahun 2023-2024.

BACA JUGA: 2 Kali Jumatan di Haromain, Program Umrah Istimewa Ponpes Al Falah Sumberadi Kebumen Resmi Dimulai

Kepala SMK Al Falah Sumberadi Kebumen, M Kharis Fatkhurrohman, menjelaskan peserta berasal dari tingkat SMP, MTs, SMA, dan SMK di tiga kabupaten, Kebumen, Wonosobo, dan Purworejo.

“Kali ini kita tingkatkan, tidak hanya kategori tanding, tetapi juga ada kategori seni,” ujarnya.

Para pemenang berhak mendapatkan medali, sertifikat pembinaan, dan hadiah untuk juara umum serta juara 1, 2, dan 3.

Menurut Kharis, semangat menggelar turnamen ini terinspirasi dari nilai-nilai leluhur dan sejarah perjuangan, mengingat para pendiri seperti Kiai Haji Subhi Parakan dan Kiai Haji Muhammad Ali pernah terlibat dalam barisan perlawanan pada masa kemerdekaan.

Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pencak silat adalah seni bela diri asli Indonesia yang perlu terus dilestarikan dan dikembangkan.

BACA JUGA: Haul ke-7 KH Musyaffa’ Ali dan Maulid Akbar Dihadiri Ribuan Jamaah di Ponpes Al Falah Sumberadi Kebumen

“Turnamen semacam ini diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit atlet berpotensi dari tingkat nasional hingga internasional,” kata Zaeni Miftah.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan secara rutin untuk mendukung pemerintah daerah dalam melahirkan atlet-atlet pencak silat yang berprestasi.

Berita terkait