AYAH, Beritakebumen.com – Media sosial kini bukan sekadar ruang bersosialisasi, tetapi juga ladang bisnis yang menjanjikan.
Fenomena ini dibuktikan oleh Diah Agustina, ibu rumah tangga asal Dukuh Karangtempel, Desa Demangsari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.
Melalui akun media sosialnya, ia sukses mengembangkan usaha kulinernya hingga meraih omzet jutaan rupiah.
Perjalanan bisnis Diah dimulai awal 2020. Saat pandemi melanda, ia mengisi waktu luang dengan membuat kue di dapur rumahnya.
BACA JUGA: Berkah Ramadan, Pesanan Kue Kering di UMKM Kebumen Melonjak 300 Persen
Iseng-iseng, ia mengunggah foto hasil kreasinya ke berbagai platform seperti WhatsApp, Facebook, TikTok, dan Instagram. Respon positif dari warganet langsung mengalir deras.
“Saya coba promosi lewat semua media sosial yang saya punya. Ternyata banyak pelanggan yang mulai berdatangan,” kenang Diah.
Pesanan terus meningkat. Diah pun serius mengembangkan usahanya yang diberi nama “Catering Rumah Qta”.
Beragam menu seperti aneka kue, gorengan, hingga paket hampers untuk acara spesial ia hadirkan. Kini, omzet bulanan usahanya mencapai Rp10 juta.
Keberhasilan ini tak membuat Diah lupa diri. Kini ia dibantu 11 karyawan dari lingkungan sekitar untuk memenuhi pesanan setiap harinya.
“Harapan saya semoga Rumah Kita bisa berkembang dan menjadi tempat bekerja bagi tetangga, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi,” ungkapnya.
BACA JUGA: Oleh-Oleh Khas Kebumen Tembus 5.000 Pak per Hari: Pattani Bolen Kebanjiran Order di Bulan Ramadan
Kisah Diah menjadi inspirasi bahwa pelaku UMKM rumahan bisa memanfaatkan pemasaran digital untuk mengembangkan usaha.
Dengan kreativitas dan konsistensi, media sosial mampu mengubah dapur rumah tangga menjadi pusat ekonomi produktif yang menggerakkan perekonomian desa.






