Ariel NOAH Jadi Dilan Dewasa, Film “Dilan ITB 1997” Siap Mengguncang Bioskop 30 April

Ariel NOAH Jadi Dilan Dewasa di Film Dilan ITB 1997, Tayang 30 April. (Foto: Falcon Pictures)

Beritakebumen.com – Falcon Pictures resmi mengumumkan bahwa film terbaru berjudul Dilan ITB 1997 akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 April 2026.

Menariknya, sosok Dilan yang ikonik kini bertransformasi menjadi figur dewasa yang diperankan oleh musisi ternama, Ariel NOAH.

Berita Lainnya
Transformasi Karakter dan Pemeran Baru

Film yang diadaptasi dari karya Pidi Baiq ini membawa perubahan besar, terutama dari sisi jajaran pemain.

Jika sebelumnya karakter Dilan lekat dengan citra remaja, kali ini penonton akan melihat sisi matang Dilan saat menempuh studi di Seni Rupa ITB.

BACA JUGA: 3 Film Indonesia Baru Tayang di Bioskop Kebumen 9 April 2026, Ada Warung Pocong hingga Yohana

Selain Ariel NOAH, film ini menghadirkan Raline Shah sebagai Milea dan Niken Anjani yang memerankan sosok Ancika.

Kehadiran Ariel NOAH memicu diskusi hangat di media sosial. Sebagian penggemar menilai Ariel terlalu senior untuk peran mahasiswa, bahkan menjulukinya “Dosen ITB”.

Namun, cuplikan trailer menunjukkan Dilan versi 1997 tampil lebih kalem, reflektif, dan berwibawa, meski tetap mempertahankan aura pemberontak yang menjadi ciri khasnya sejak masa SMA.

Nostalgia di Tengah Gejolak Reformasi

Cerita dimulai dengan momen nostalgia yang membalik keadaan. Jika dulu Dilan yang hobi meramal, kini giliran Milea yang meramal kedatangan Dilan.

Dialog emosional mengenai beratnya rindu kembali muncul, mengisyaratkan bahwa perasaan di antara mereka belum sepenuhnya tuntas meski waktu telah lama berlalu.

Berbeda dari film-film sebelumnya, Dilan ITB 1997 memiliki latar belakang sejarah yang sangat kuat. Alur cerita membawa penonton masuk ke pusaran Reformasi 1998.

Film ini menampilkan potret demonstrasi besar-besaran, tragedi Trisakti, hingga pidato pengunduran diri Presiden Soeharto. D

i sini, Dilan digambarkan sebagai mahasiswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa seni ke Kuba, menunjukkan perkembangan karakternya dari sekadar ketua geng motor menjadi pemuda terpelajar.

BACA JUGA: Tak Ikuti Hustle Culture, Soleh Solihun Justru Bahagia dengan Rutinitas Antar Jemput Anak

Konflik Kedewasaan

Konflik utama film ini terletak pada ujian kedewasaan Dilan. Ia harus menavigasi perasaannya saat masa lalu kembali hadir, sementara ia sedang menjalani hubungan serius dengan Ancika.

Ancika sendiri digambarkan sebagai sosok perempuan percaya diri yang memahami keberadaan Milea dalam hidup Dilan.

Film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang lebih kompleks dan taktis.

Penonton diajak melihat bagaimana seorang individu merespons berakhirnya sebuah era besar di Indonesia, sekaligus menutup lembaran personal dalam hidupnya.

Jangan lewatkan penayangan perdana Dilan ITB 1997 di akhir April mendatang.

Berita terkait