GOMBONG, Beritakebumen.com – SMP Pius Bakti Utama Gombong akan menggelar JAGA FEST 2026, sebuah festival budaya dan edukasi yang menggabungkan pendidikan karakter, seni, dan kebersamaan masyarakat. Kegiatan yang dijadwalkan pada Sabtu, 16 Mei 2026 itu dengan rangkaian acara dari pagi hingga malam.
Festival ini melibatkan siswa, guru, orang tua, serta masyarakat umum. Sejumlah kegiatan disiapkan, mulai dari jalan sehat, senam bersama, lomba anak, hingga panggung kreativitas. Puncak acara akan ditutup dengan pementasan sendratari bertajuk Jagatan.
Ketua panitia, Cyrillus Ratdianto, mengatakan JAGA FEST dirancang sebagai ruang interaksi sekaligus pembelajaran karakter di luar kelas.
BACA JUGA: Keajaiban ‘Smong’ Simeulue: Saat Dongeng Pengantar Tidur Mengalahkan Keganasan Tsunami 2004
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang sederhana namun bermakna dan bisa dinikmati semua kalangan. Harapannya, masyarakat tidak hanya menonton, tetapi juga merasakan nilai kebersamaan,” ujarnya.
Angkat Nilai Toleransi dan Kebersamaan
Sendratari Jagatan menjadi bagian utama festival. Pertunjukan ini terinspirasi dari karya literasi yang mengangkat tema keberagaman, toleransi, dan kehidupan harmonis di tengah perbedaan.
Seluruh pementasan diperankan oleh siswa SMP Pius Bakti Utama Gombong. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dirangkum dalam konsep JARI TELU: Jaga Diri, Jaga Teman, dan Jaga Lingkungan.
BACA JUGA: Kapolres Kebumen Temui HNSI, Stok BBM di Dua SPBUN Dipastikan Cukup bagi Nelayan
Untuk memastikan kualitas artistik, para siswa mendapat pendampingan dari praktisi seni Sanggar Dhea. Pendekatan ini diharapkan mampu menggabungkan aspek seni dengan pesan edukatif secara seimbang.
Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat
Selain itu, festival juga menghadirkan partisipasi alumni yang turut meramaikan acara melalui penampilan drumband.
BACA JUGA: Program Bisarah Penghafal Al-Qur’an Jateng Ringankan Beban Santri dan Orang Tua
Panitia menyediakan tiket masuk dengan kontribusi sebesar Rp5.000. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah, termasuk hadiah utama berupa sepeda motor.
Panitia menegaskan bahwa unsur hadiah bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus mendukung kegiatan yang sarat nilai edukasi dan budaya.
Kepala SMP Pius Bakti Utama Gombong Valentina P SM, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga komunitas pendukung.
BACA JUGA: Kunjungan Wisata Kebumen Melonjak 161 Persen, Masuk 10 Besar Terbanyak di Jawa Tengah
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman bersama di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui JAGA FEST 2026, SMP Pius Bakti Utama Gombong berharap dapat menumbuhkan nilai kepedulian, toleransi, dan kebersamaan di kalangan generasi muda serta masyarakat luas.
“Festival ini juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah ekspresi budaya yang memperkuat karakter dan identitas lokal,” tandasnya. ***






