KEBUMEN, Beritakebumen.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.
Gelombang laut diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter sejak 2 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 5 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.
BMKG meminta nelayan dan operator kapal untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode tiga hari ke depan.
Kondisi sinoptik menunjukkan cuaca di wilayah perairan tersebut berawan hingga berawan tebal.
Angin umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 18 knot.
Kombinasi angin dan pola cuaca ini memicu ketinggian gelombang laut yang masuk dalam kategori tinggi.
BACA JUGA: Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Kebumen
BMKG secara spesifik menyebutkan tiga wilayah perairan yang berpeluang mengalami gelombang 2,5 hingga 4,0 meter.
Yaitu Perairan Purworejo, Perairan Cilacap, dan Perairan Kebumen.
Dari sisi keselamatan pelayaran, kondisi ini berisiko tinggi bagi berbagai jenis kapal. Perahu nelayan disarankan waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.
Kapal tongkang perlu berhati-hati saat angin mencapai 16 knot dan gelombang 1,5 meter.
Sementara kapal ferry sebaiknya meningkatkan kewaspadaan ketika kecepatan angin menyentuh 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter.
Masyarakat pesisir dan pengguna jasa pelayaran di tiga wilayah itu diminta terus memantau perkembangan cuaca dari kanal resmi BMKG.
Hindari aktivitas melaut sementara jika tidak mendesak, demi keselamatan bersama. Peringatan dini ini berlaku hingga 5 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.






