Warung Makan dan Toko Sembako di Depan Pasar Bocor Terbakar, Ini Kronologi dan Pemicunya

Kebakaran
Kobaran api melalap kios di depan Pasar Bocor, Kecamatan Buluspesantren. Sumber: Facebook.com

BULUSPESANTREN, Beritakebumen.com – Kebakaran melanda sebuah warung makan dan toko sembako di Desa Bocor, RT 02 RW 04 persisnya di depan Pasar Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, Senin (1/6/2026) petang. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian material mencapai sekitar Rp700 juta.

Laporan kejadian diterima petugas pemadam kebakaran Kebumen pada pukul 18.58 WIB. Tim pemadam dari Satpol PP Kabupaten Kebumen bersama unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Berita Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul dari sebuah warung makan milik warga. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke bangunan toko sembako yang berada tepat di sebelahnya.

BACA JUGA: Peringatan Dini BMKG: Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Selatan Kebumen

“Kebakaran bermula dari warung makan yang diduga mengalami korsleting listrik, kemudian api merembet ke toko sembako yang bersebelahan,” ujar Kepala Bidang  Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Satpol PP Rokhmat Zuhri SIP.

Dua warga, yakni Bahrunnajah dan Sukarsih, tercatat sebagai pihak yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.

Petugas mengerahkan puluhan personel pemadam kebakaran untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Tim tiba di lokasi dengan waktu respons sekitar 17 menit setelah laporan diterima, menempuh jarak kurang lebih 10 kilometer.

BACA JUGA: Libur Panjang, Pantai Setrojenar Kebumen Jadi Primadona Wisata Keluarga

Meski bangunan warung makan dan toko sembako mengalami kerusakan berat, petugas berhasil menyelamatkan aset yang diperkirakan bernilai sekitar Rp150 juta.

Hingga proses pemadaman selesai, petugas terus melakukan pendinginan di area terdampak guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. ***

Berita terkait