JAKARTA, Beritakebumen.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan inovasi terbaru berupa produk perawatan gigi dan mulut berbasis enzim alami yang berasal dari biodiversitas Indonesia.
Inovasi tersebut menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan industri kesehatan dan kosmetik nasional terhadap bahan baku impor.
Produk inovatif ini dipamerkan dalam ajang Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI) Expo 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Melalui pemanfaatan bioteknologi, BRIN berhasil mengembangkan bahan aktif lokal menjadi produk yang memiliki potensi bersaing di pasar global.
BACA JUGA: Jangan Langsung Diaduk! Ini Alasan Ilmiah Nasi Baru Matang Perlu Didiamkan
Selama ini, industri perawatan mulut di Indonesia masih mengandalkan pasokan enzim dan bahan aktif dari luar negeri.
Kondisi tersebut mendorong para peneliti BRIN melakukan riset terhadap mikroorganisme lokal yang tersedia melimpah di alam Indonesia.
Hasil penelitian tersebut kemudian melahirkan dua produk unggulan, yaitu pasta gigi dan cairan kumur berbasis enzim lakase.
Enzim lakase yang digunakan berasal dari sumber hayati lokal dan telah melalui berbagai pengujian ilmiah.
Formula ini memiliki manfaat sebagai agen antibakteri, membantu memutihkan gigi secara alami, serta mendukung pertumbuhan flora baik dalam rongga mulut.
Karakteristik tersebut sejalan dengan meningkatnya minat konsumen terhadap produk berbahan alami dan organik.
Selain menawarkan manfaat kesehatan, produk ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Penggunaan bahan baku lokal membuat biaya produksi lebih efisien sehingga harga jual berpotensi lebih kompetitif dibandingkan produk sejenis berbasis impor.
BACA JUGA: Rahasia Baterai HP Awet, Hindari Kesalahan Fatal Saat Mengecas Ini
Saat ini, BRIN bersama mitra industri tengah mempersiapkan proses lisensi komersial. Kedua produk tersebut juga sedang menjalani tahapan pendaftaran izin edar di BPOM.
Kehadiran inovasi ini menunjukkan kemampuan riset anak bangsa dalam menghadirkan solusi nyata bagi kemandirian industri dan penguatan ekonomi nasional.






