BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Kebumen hingga 27 Juli 2026

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. (Ilustrasi: Created by AI)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap resmi merilis informasi peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah.

Peringatan dini ini berlaku selama empat hari ke depan, terhitung sejak 24 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 27 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.

Berita Lainnya

Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran diimbau meningkatkan kewaspadaan.

Berdasarkan kondisi sinoptik terkini, cuaca di perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo diprakirakan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan.

BACA JUGA: BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Kebumen 18-21 Juli 2026

Namun, ketinggian gelombang laut justru menunjukkan angka yang signifikan. BMKG mencatat gelombang diperkirakan mencapai kisaran 2,5 hingga 4,0 meter yang masuk dalam kategori tinggi.

Angin di wilayah tersebut umumnya bertiup dari arah Timur menuju Selatan dengan kecepatan bervariasi antara 5 hingga 25 knot.
Kombinasi kecepatan angin dan ketinggian gelombang ini tentu menjadi perhatian serius bagi aktivitas maritim di wilayah pesisir selatan.

BMKG secara spesifik menyebutkan bahwa potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di tiga perairan.

Yakni Perairan Cilacap, Perairan Kebumen, dan Perairan Purworejo. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah tersebut diimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan gelombang secara berkala.

Terkait keselamatan pelayaran, BMKG memberikan sejumlah rekomendasi penting. Perahu nelayan disarankan tidak berlayar apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang sudah mencapai 1,2 meter.

Kapal tongkang juga diminta waspada ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.

Sementara itu, kapal ferry sebaiknya meninjau ulang jadwal pelayaran jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

BACA JUGA: Gelombang Tinggi 4 Meter Mengancam Perairan Selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo

Masyarakat pesisir dan wisatawan selama periode ini juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di bibir pantai mengingat potensi gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan.

BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan di bidang kelautan dan perikanan untuk terus memperbarui informasi cuaca dan gelombang melalui kanal resmi BMKG.

Peringatan dini ini akan diperbaharui jika terdapat perubahan kondisi signifikan yang dapat memengaruhi ketinggian gelombang di perairan selatan Jawa Tengah.

Berita terkait