BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Kebumen 18-21 Juli 2026

Dihantam gelombang tinggi, perahu nelayan Mutiara Terbalik di Pantai Logending Kebumen. (Foto: Humas Polres Kebumen)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut kategori sedang di perairan selatan Kebumen dan sekitarnya.

Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan.

Berita Lainnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat tentang kondisi gelombang laut di Perairan Selatan Kebumen, Cilacap, dan Purworejo.

BACA JUGA: Gelombang Tinggi 4 Meter Mengancam Perairan Selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo

Peringatan dini ini berlaku mulai 18 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 21 Juli 2026 pukul 07.00 WIB .

Selama periode tersebut, ketinggian gelombang laut diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, yang masuk dalam kategori sedang.

Meski cuaca di wilayah tersebut diprediksi cerah berawan hingga berawan, para nelayan dan operator kapal tetap diminta waspada .

Kondisi angin di perairan selatan Jawa Tengah umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan.

Kecepatan angin berkisar antara 4 hingga 20 knot, yang dapat mempengaruhi aktivitas pelayaran .

BMKG secara khusus mengimbau nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk tidak memaksakan diri melaut jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.

Sementara itu, kapal tongkang disarankan waspada ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter .

BACA JUGA: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo

Masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut di Perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebelum beraktivitas di laut.

Perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga kewaspadaan dini menjadi kunci keselamatan .

Berita terkait