Lestarikan Budaya Lokal, Sanggar Langen Beksa Pentaskan Sendratari Wayang Golek Menak

Angkat cerita rakyat Ambal dan Mirit, Sendratari Wayang Golek Menak di Alun-alun Pancasila Kebumen resmi kantongi sertifikat HKI.

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Suasana Sabtu malam di Alun-alun Pancasila Kebumen pada 4 Juli 2026 mendadak riuh dan meriah.

Gelaran mingguan Car Free Night kali ini disulap menjadi panggung megah untuk mengapresiasi seni budaya lokal melalui pementasan Sendratari Wayang Golek Menak dengan lakon “Sayembara di Rumburdangin”.

Berita Lainnya

Pertunjukan kolosal garapan Sanggar Tari Langen Beksa ini mengangkat cerita rakyat khas wilayah Ambal dan Mirit.

Di bawah arahan sutradara Nanik Indrayati, pentas ini sukses menyatukan para seniman, budayawan, dan penari-penari berbakat asli Kabupaten Kebumen.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk anggota DPRD Jawa Tengah Dr. Faiz Alauddin Reza Mardhika.

BACA JUGA: Grup Al Hidayah Karanganyar Sabet Juara I di Festival Jamjaneng Kebumen 2026

Sebelum lakon utama dimulai, penonton disuguhi penampilan memikat Tari Lawet dan Tari Rumandang.

Pada momen ini, Sanggar Tari Langen Beksa juga menyerahkan buku serta sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen sebagai upaya pelestarian budaya.

Pemerintah Kabupaten Kebumen mengapresiasi tinggi dedikasi sanggar dan berkomitmen penuh menjaga Alun-alun Pancasila sebagai ruang publik yang hidup.

Lokasi ini diproyeksikan menjadi pusat pengembangan seni budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

Antusiasme warga begitu besar, terbukti dari padatnya penonton yang bertahan menikmati keindahan gerak tari tradisional ini hingga akhir acara.

Berita terkait