Lilis juga mengingatkan pelaku usaha agar menjaga kualitas produk, kebersihan, serta kelengkapan izin usaha untuk memperluas akses pasar.
“Saya senang peserta hari ini sebagian besar sudah memiliki Sertifikat Halal dan PIRT. Peluang pasar terbuka, tinggal bagaimana menjaga kualitas, rasa, kebersihan, dan konsistensi produksi,” imbuhnya.
Apresiasi Dukungan Alfamart terhadap Pengembangan UMKM
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagKUKM) Kebumen, Haryono Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Alfamart terhadap pengembangan UMKM daerah.
“Kami sangat terbantu dengan kegiatan yang didukung penuh oleh Alfamart ini,” kata Haryono.
Ia menjelaskan peserta berasal dari berbagai kategori, yakni 46 UMKM perwakilan kecamatan dengan 70 produk, 10 UMKM binaan program inkubasi bisnis, lima industri kecil menengah (IKM), serta 14 pelaku usaha dari komunitas Rumah KUKM (RUKUN) Kebumen.
BACA JUGA: Pulang Jadi TKI, Pria Kebumen Sukses Bertani Cabai dan Kacang Panjang
Antusiasme peserta tampak selama proses kurasi berlangsung. Salah satunya datang dari Rovi, pemilik WR Snack asal Kecamatan Karangsambung, yang berharap produknya bisa menembus jaringan ritel modern.
“Sejak lama saya ingin mengikuti kurasi Alfamart, tetapi belum tahu jalurnya. Alhamdulillah sekarang bisa ikut dan prosesnya mudah karena izin usaha sudah lengkap. Semoga produk kami bisa lolos,” ungkapnya.
Melalui pelatihan dan kurasi ini, Alfamart bersama Pemkab Kebumen berharap semakin banyak produk UMKM lokal mampu naik kelas, memperluas pasar, dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kebumen. ***






