Arimbi Rowo Juara Kelas Bergengsi Pacuan Kuda Piala Bupati

AMBAL, Beritakebumen.com – Kemeriahan terasa di Lapangan Krido Turonggo, Desa Kaibonpetangkuran, Kecamatan Ambal, saat agenda nasional sport tourism dan tradisi olahraga pacuan kuda memperebutkan Piala Bupati Kebumen kembali digelar. Event yang berlangsung selama empat hari, Kamis–Minggu (3–6 April 2025), usai perayaan Idulfitri 1446 H ini sukses menarik perhatian ratusan peserta dan penonton.

Sebanyak 117 peserta dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk Purworejo, Magelang, Kendal, Kediri, Sleman, Wonosobo, Purbalingga, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), turut ambil bagian dalam 25 kelas yang dipertandingkan. Panjang lintasan bervariasi, dengan kelas tertinggi mencapai 2.000 meter dan lintasan standar sepanjang 900 meter.

Berita Lainnya

Sejumlah tokoh penting hadir untuk menyaksikan langsung ajang bergengsi ini. Di antaranya adalah Bupati Lilis Nuryai, mantan bupati Mohammad Yahya Fuad, Sekretaris Daerah Edi Rianto, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith, dan Kasdim 07/09 Kebumen Mayor Cba Moh Baehaki.

Tampak pula pengusaha Khayub M Luthfi, Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S Asngari, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kebumen, anggota DPRD Kebumen seperti Faiq Hasan, Bambang Suparjo, Krismawati, dan H Yulianto, jajaran Forkopimcam Ambal, Ketua Pordasi Kebumen Setyo Mujiono, serta Kepala Desa Kaibonpetangkuran.

Kemeriahan acara semakin bertambah dengan hadirnya grup musik tanjidor S3, yang dengan jenaka merupakan singkatan dari “sudah sepuh semua”, sebagai hiburan bagi para penonton.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“Puncak rangkaian perlombaan yang penuh semangat dan persaingan sehat ini bukan hanya tentang lomba, tetapi juga tentang kebersamaan, semangat olahraga, dan semangat tradisi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Lilis Nuryani menekankan bahwa pacuan kuda ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan semata, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat sekitar. Ia juga mengingatkan pentingnya panitia dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan protokol yang telah ditetapkan, serta berharap agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkala setiap tahun.

“Junjung tinggi sportivitas, para penonton diharapkan dapat memberikan dukungan dan menjaga ketertiban,” imbuhnya.

Arimbi Rowo Juara Kelas A Terbuka 2.000 Meter

Ketua panitia pelaksana, Sodikul Anwar, melaporkan jalannya babak final di kelas tertinggi, Kelas A Terbuka 2.000 meter, yang diikuti oleh tiga kuda terbaik.

“Kuda Better Jaya dari Kebumen dengan joki Alfajani milik Purnomo Rawit Jaya Stable, kuda Arimbi Rowo dari Kebumen dengan joki A Nugraha milik Bambang Suparjo Sigit Stable, dan kuda Kapten Morgan dari NTT dengan joki Rifqi milik Berlin Stable,” jelas Sodikul Anwar.

Setelah persaingan yang ketat, kuda Arimbi Rowo berhasil meraih juara pertama dan berhak atas hadiah Rp6.000.000. Juara kedua diraih oleh Better Jaya dengan hadiah Rp3.600.000, dan Kapten Morgan harus puas di posisi ketiga dengan hadiah Rp2.400.000.

Sebagai catatan, pada pelaksanaan pacuan kuda Ambal tahun 2024, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo sempat menyoroti perlunya revitalisasi sarana dan prasarana di lokasi perlombaan, terutama tribun penonton. Saat itu, Menpora berharap agar Pemerintah Kabupaten Kebumen dapat mengajukan proposal kepada pemerintah pusat terkait pembangunan infrastruktur di arena pacuan kuda ini.

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *