“Program MBG hadir untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, sementara Program JKN memastikan perlindungan kesehatan saat menghadapi risiko kesehatan. Kami berharap keduanya saling menguatkan untuk menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan terlindungi,” ujarnya.
BACA JUGA: Alfamart Bersama Pemkab Kebumen Perkuat UMKM Lewat Pelatihan dan Kurasi 105 Produk Unggulan
Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen H Zaeni Miftah yang juga menjabat Ketua Satgas MBG Kabupaten Kebumen menyatakan dukungan penuh terhadap perlindungan jaminan kesehatan bagi relawan SPPG. Menurutnya, Pemkab Kebumen berkomitmen memastikan seluruh relawan program MBG terdaftar dalam Program JKN agar dapat bekerja dengan rasa aman.
“Kami sangat mendukung agar seluruh relawan dalam pelaksanaan program MBG dapat tercover Program JKN. Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan terus melakukan pemantauan agar seluruh relawan memperoleh perlindungan tersebut,” kata Zaeni.
Ia menambahkan, relawan yang sebelumnya telah terdaftar melalui segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemda (PBPU dan BP Pemda) akan dilakukan penyesuaian kepesertaan. Langkah itu dilakukan agar kuota kepesertaan dapat dimanfaatkan lebih tepat sasaran bagi masyarakat lain yang membutuhkan.
Pemkab Kebumen bersama BPJS Kesehatan berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan implementasi program MBG dan JKN berjalan optimal. Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak relawan maupun masyarakat memahami pentingnya kepesertaan JKN aktif sebagai perlindungan saat menghadapi risiko kesehatan. ***






