Cegah ‘Dipolitiki’, Muhammadiyah Kebumen Bekali Kader dengan Sekolah Demokrasi

PDM Kebumen gelar Sekolah Demokrasi, warga Muhammadiyah diharap tak alergi politik. (Foto: Beritakebumen.com)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen secara resmi meluncurkan Sekolah Demokrasi.

Program yang diikuti 45 peserta dari berbagai elemen Muhammadiyah ini bertujuan mencetak kader yang kritis, demokratis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa.

Berita Lainnya

Acara pembukaan di Aula PDM Kebumen dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Ketua Panitia Sekolah Demokrasi, Pramono, memaparkan bahwa program ini dirancang untuk mempersiapkan warga Muhammadiyah sebagai warga negara yang memiliki pemikiran kritis dan perilaku demokratis.

BACA JUGA: Beras Sepulen Japonica, Muhammadiyah Luncurkan Padi Varietas ‘Mentari’

Fokus utamanya adalah membentuk karakter yang memahami serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, sekaligus mendorong partisipasi aktif generasi muda.

Sekolah Demokrasi akan berlangsung selama enam bulan, dengan jadwal pertemuan sekali setiap bulan pada Minggu ketiga. Materi pembelajaran akan disampaikan oleh para ahli dari kalangan akademisi, praktisi, dan politisi.

Ketua PDM Kebumen, Joko Purnomo, menekankan pentingnya momen ini. Ia berharap Sekolah Demokrasi dapat mengedukasi warga Muhammadiyah untuk melek politik.

“Warga Muhammadiyah tidak boleh alergi terhadap politik. Sebab, jika kita tidak mau tahu menahu politik, yang akan tampil di panggung politik justru orang-orang yang tidak kompeten. Kita harus memahami politik agar tidak mudah ‘dipolitiki’,” pesannya.

Dukungan juga disampaikan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Ia menilai kehadiran Sekolah Demokrasi sangat tepat waktu.

BACA JUGA: Dominasi Gen Z dan Perempuan, PKS Kebumen Resmi Lantik Pengurus Baru 2025-2030

Program ini menjadi pembelajaran berharga bagi kader Muhammadiyah untuk memahami politik dengan akal sehat dan membela nilai-nilai tanpa menyalahkan pihak lain.

Lilis menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kebumen sangat terbuka untuk berdialog dan berkolaborasi.

Melalui Sekolah Demokrasi ini, LHKP PDM Kebumen berkomitmen memperkuat peran civil society Muhammadiyah.

Diharapkan, Sekolah Demokrasi ini dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya cerdas secara politik, tetapi juga mampu menjadi jembatan yang konstruktif antara masyarakat dan pemerintah.

Berita terkait