Gaspala SMAN 2 Kebumen Tanam 200 Cemara Laut

KLIRONG (BeritaKebumen.com) – Dua ratus batang pohon cemara laut (Casuarina equisetifolia) ditanam oleh anak-anak Gaspala SMAN 2 Kebumen di Kawasan Kaliratu, Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong, Sabtu 7 Desember 2024.

Tampak hadir pada kegiatan ini Kepala Desa Tanggulangin Kasimin, Ketua Kelompok Tani Suwardi, penyuluh kehutanan dari Cabang Dinas Kehutan Wilayah VIII Choirudin SHut, serta 90 peserta yang merupakan gabungan dari ekstrakurikuler Gaspala, Pramuka, Pasusda, PMR, KKR, Smitc, Jurnalistik, KIR, Rohis, Rokris, DCS, MPK, dan OSIS.

Berita Lainnya

Baca juga: Satu Dekade Roemah Martha Tilaar: Temu Kenali Gombong

“Rinciannya 43 anggota muda Gaspala, 22 pengurus Gaspala, 25 peserta dari ekstrakurikuler lain termasuk OSIS dan MPK,” kata Ketua Pelaksana Ragil Mulyo Kurniawan didampingi Ketua Umum Gaspala Muhammad Aryan Al Ghifary.

Pada kesempatan ini, Kades Tanggulangin Kasimin menyampaikan terimakasihnya kepada peserta yang hadir. Menurutnya, penanaman pohon di desanya merupakan aksi nyata dalam menghijaukan wilayah pesisir.

“Setelah 10 tahun, semoga nanti kalian yang di sini bisa kembali melihat hasil penanamannya. Barangkali kalian sudah menjadi pejabat, tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri ketika nanti melihat hasil tanamnya berhasil menghijaukan wilayah pesisir,” kata Kasimin.

Adapun penjelasan teknis mengenai cara tanam disampaikan oleh penyuluh kehutanan dari Cabang Dinas Kehutan Wilayah VIII Choirudin dan Ketua Kelompok Tani Suwardi. Mereka menjelaskan mengenai jarak tanam, penggalian, pelepasan polybag, dan penutupan pohon disertai penaburan pupuk.

“Kegiatan yang kalian lakukan termasuk dalam program RHL atau Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Di pesisir pantai ada 2 jenis wilayah yaitu hutan mangrove dan hutan pantai. Nah cemara laut ini masuk di hutan pantai,” kata Choirudin.

Bicara manfaat, berikut ini beberapa fungsi dari pohon cemara laut:
  1. Pelindung dari tsunami, gelombang tinggi, dan abrasi pantai.
  2. Menahan angin laut dan uap air laut yang mengandung garam sehingga dapat melindungi pertumbuhan tanaman lain.
  3. Memperbaiki struktur tanah dan unsur hara.

“Secara tidak langsung kegiatan ini juga termasuk aktualisasi gerakan PBLHS (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah). Meskipun lokasinya di luar sekolah, paling tidak mengajarkan anak-anak untuk dapat mencintai alam dengan menanam pohon. Ini yang kemarin disampaikan oleh sekolah saat rapat pembina ekstrakurikuler,” pungkas Hari Satria, pembina Gaspala SMAN 2 Kebumen.

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *