KEBUMEN, Beritakebumen.com – Menyambut arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen menetapkan empat masjid sebagai titik singgah (rest area) bagi para pemudik.
Hal ini untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintasi jalur utama penghubung Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Kepala Kantor Kemenag Kebumen, Anif Solikhin, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata pelayanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
BACA JUGA: DPUPR Kebumen Kebut Perbaikan 17 Ruas Jalan Utama Jelang Mudik Lebaran
Menurutnya, masjid harus hadir sebagai ruang singgah yang aman bagi para musafir yang menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman.
“Kami ingin pemudik bisa beristirahat sejenak, menunaikan salat tepat waktu, dan melanjutkan perjalanan dalam kondisi yang lebih segar,” ujar Anif dalam rapat koordinasi di Kebumen, Jumat, 6 Maret 2026.
Empat masjid yang ditunjuk memiliki fasilitas lengkap, mulai dari area parkir luas, toilet bersih, hingga air minum gratis.
Adapun empat masjid tersebut yakni Masjid Al-Fath Buayan terletak di Jalan Raya Kebumen–Cilacap, Purbowangi. Kemudian, Masjid Kauman Sruweng, berada di jalur utama Kecamatan Sruweng.
BACA JUGA: Siap-Siap! Pemprov Jateng Buka Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 Mulai Februari
Selanjutnya, Masjid Ya Hasanah, berlokasi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Desa Kalirejo. Serta Masjid Baiturrohim Prembun, terletak di wilayah timur Kebumen, Desa Bogowati.
Guna memaksimalkan layanan, Kemenag menerjunkan Penyuluh Agama Islam sebagai petugas pemandu di lapangan.
Para penyuluh agama ini bertugas memberikan informasi serta menjaga kenyamanan lingkungan masjid selama 24 jam.






