Menurut Suparni, kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Ibu mertua korban masih sempat merintih, sementara sang istri sudah tidak menunjukkan respons.
“Posisi di kamar semua. Yang merintih cuma ibunya (mertua). Yang satunya (istri) sudah tidak bisa apa-apa,” ujarnya.
BACA JUGA: Rahasia 1.400 Tahun Terungkap, Puasa Daud Ternyata Mampu ‘Reset’ Otak dan Cegah Pikun
Setelah melihat kondisi tersebut, Suparni segera keluar rumah untuk meminta pertolongan warga. Warga kemudian membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan. Kedua korban sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Pulang dari Perantauan
Di sisi lain, adik korban berinisial Imel (15) diketahui tidak berada di lokasi saat kejadian. Ia tengah menjemput anak korban yang berusia tujuh tahun sepulang sekolah.
Menurut keterangan warga, terduga pelaku baru dua hari pulang dari perantauan di Kalimantan. Meski tinggal berdekatan, Suparni mengaku sebelumnya tidak mendengar adanya pertengkaran ataupun cekcok dari rumah korban.
BACA JUGA: Curug Widodari Kebumen, Air Terjun Setinggi 120 Meter yang Mulai Ramai Wisatawan
Hingga berita ini diunggah, Polres Kebumen masih mendalami motif dan kronologi lengkap kasus dugaan KDRT maut di Kebumen tersebut. Terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Sementara penyidik terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna mengungkap penyebab pasti kejadian. ***






