Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional, Intip Besaran Pengeluaran Sayur Masyarakat Kebumen

Tren konsumsi sayur di Kebumen, pengeluaran bayam turun di tahun 2025. (Foto: Ilustrasi AI)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Pola konsumsi masyarakat Kabupaten Kebumen terhadap komoditas sayuran menunjukkan perubahan menarik pada awal tahun 2025.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran penduduk Kebumen untuk membeli bayam tercatat sebesar Rp345 per kapita per minggu.

Berita Lainnya

Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp371 per kapita per minggu.

Meski pengeluaran untuk bayam mengalami penyusutan, minat masyarakat terhadap kelompok sayur-sayuran secara umum tetap mendominasi struktur belanja pangan.

BACA JUGA: Tren Positif: Capaian Ketahanan Pangan Kebumen Membaik, Angka PoU Turun 2,8% dalam Setahun

Dalam kategori sayuran, pengeluaran terbesar masyarakat Kebumen dialokasikan untuk sayur-sayuran secara umum dengan nilai mencapai Rp12.628 per kapita per minggu.

Komoditas bumbu dapur juga mengambil porsi signifikan, di mana bawang merah menempati urutan kedua dengan Rp1.803, disusul cabai rawit Rp1.793, dan bawang putih Rp1.529.

Sementara itu, bawang bombay menjadi komoditas dengan belanja terendah, yakni hanya Rp29 per minggu.

Jika dibandingkan secara nasional, rata-rata konsumsi bayam di Kebumen sebenarnya masih berada di atas standar nasional yang sebesar Rp256,5 per kapita per minggu.

Dalam skala nasional, Kabupaten Kebumen menempati peringkat ke-445,5 dalam hal besaran anggaran belanja bayam.

Sebagai perbandingan wilayah, Kabupaten Maybrat tercatat sebagai daerah dengan pengeluaran bayam tertinggi, sedangkan Kabupaten Kepulauan Talaud menjadi yang terendah.

BACA JUGA: Tren Belanja Kosmetik dan Perawatan Diri Kebumen Menurun, Hanya Rp25 Ribu per Kapita/Bulan

Data pengeluaran per kapita ini mencakup seluruh biaya konsumsi rumah tangga, baik dari hasil pembelian, pemberian pihak lain, maupun produksi mandiri.

Melalui potret statistik ini, terlihat bahwa dinamika ekonomi dan preferensi pangan masyarakat Kebumen terus berkembang, dengan sayuran hijau tetap menjadi komponen penting dalam keranjang belanja harian warga.

Berita terkait