Mahasiswa UPB Lolos Google Student Ambassador 2026

Google Student Ambassador
Muhammad Pandu Dewanata Yaseh Hidayat. (Sumber: Istimewa)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Muhammad Pandu Dewanata Yaseh Hidayat, mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komputer Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen terpilih sebagai kandidat resmi Google Student Ambassador (GSA) 2026. GSA adalah program pengembangan talenta digital yang diselenggarakan oleh Google.

Pandu lolos setelah melewati proses seleksi yang kompetitif. Bagaimana tidak, program tersebut diikuti lebih dari 81.000 pendaftar dari berbagai daerah. Sementara hanya sekitar 2.000 peserta yang berhasil melaju ke tahap seleksi lanjutan.

Berita Lainnya

Tahapan seleksi berikutnya akan menyaring peserta menjadi 500 besar untuk masuk ke Tier Gemini Rising Star. Setelah itu, peserta kembali diseleksi menjadi 50 besar di Tier Gemini Achiever, hingga akhirnya dipilih 10 peserta terbaik.

BACA JUGA: Trio Azana Style Hotel Kebumen Buka Lowongan Sales Executive, Daftar via Portal Resmi

Peserta yang berhasil masuk 10 besar akan memperoleh sejumlah fasilitas dari Google. Dukungan tersebut meliputi pendanaan penyelenggaraan kegiatan offline hingga Rp10 juta, pelatihan kepemimpinan eksklusif, transportasi dan akomodasi untuk workshop di kantor Google, serta akses sertifikasi Google Cloud Generative AI Leader.

Pandu mengaku bersyukur dapat lolos menjadi salah satu kandidat resmi dalam program tersebut. “Alhamdulillah, setelah melewati rangkaian seleksi yang cukup ketat, saya dinyatakan terpilih menjadi salah satu kandidat resmi untuk periode ini,” ujarnya.

Memerkuat Ekosistem Digital di Lingkungan Perguruan Tinggi

Program Google Student Ambassador bertujuan memperkuat ekosistem digital di lingkungan perguruan tinggi. Dalam program tersebut, Pandu akan berperan sebagai penghubung antara Google dan kampus.

BACA JUGA: Summer School Digelar di Kebumen, Mahasiswa Asing Belajar Inovasi Digital dan Geopark

Ia dijadwalkan terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari workshop teknologi, pengenalan tools digital untuk mendukung riset mahasiswa, hingga membuka peluang kolaborasi antara dunia industri teknologi dengan lingkungan akademik.

Pandu berharap keterlibatannya dalam program ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi mahasiswa lain dan institusi pendidikan.

“Saya berharap program ini tidak hanya menjadi ajang pengembangan diri, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi mahasiswa dan institusi,” katanya.

BACA JUGA: Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kebumen dan Gombong 9-13 Mei 2026, Cek Lokasinya di Sini

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UPB mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam pengembangan teknologi digital dan inovasi pendidikan. Capaian ini juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kompetensi dan meraih prestasi di berbagai bidang. ***

Berita terkait