KEBUMEN, Beritakebumen.com – Seorang pencari benur (anak lobster) atau umpan bintar dilaporkan terseret gelombang laut di kawasan Tebing Watu Bale, Pantai Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Korban teridentifikasi sebagai Warsito (35), warga setempat. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap menerima laporan kejadian berbahaya tersebut melalui Unit Siaga SAR (USS) Kebumen.
Menanggapi laporan, tim USS Kebumen langsung diterjunkan sebagai first responder ke lokasi kejadian.
BACA JUGA: Pasca Gelombang Tinggi di Kebumen, 8 Perahu Berhasil Diselamatkan, 5 Masih Hilang
Untuk memperkuat operasi, Kantor SAR Cilacap mengirimkan tim tambahan yang membawa personel dan peralatan lebih lengkap.
“Kami memberangkatkan 1 tim dari USS Kebumen sebagai tim aju menuju lokasi kejadian. Disusul dengan 1 tim lagi dari Kantor SAR Cilacap untuk penambahan personel serta peralatan untuk melakukan pencarian terhadap korban,” jelas M. Abdullah, Kepala Kantor SAR Cilacap.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, Warsito sedang memetik kerang untuk umpan di bawah tebing yang dikenal warga sebagai ‘Titanic’.
Tiba-tiba, ia diterjang ombak besar yang menyapunya hingga sejauh 40 meter. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke area bebatuan, namun tidak kuat menghadapi gelombang dan akhirnya terseret kembali.
BACA JUGA: Warga Kuwarasan Hilang di Pantai Suwuk Kebumen, Tim SAR Gabungan Kerahkan Pencarian
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian dengan metode penyisiran darat, menggunakan perahu jukung (perahu tradisional).
Selain itu juga memanfaatkan teknologi drone thermal untuk pemantauan udara guna mendeteksi keberadaan korban dari udara.






