Hal tersebut didukung dengan alokasi anggaran bisarah yang mencapai lebih dari Rp2 miliar per tahun dan tersalurkan kepada para penerima.
Ia menilai program tersebut tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi santri untuk terus mendalami Al-Qur’an.
BACA JUGA: Gelar Muscab Bersama, PPP Kebumen Usulkan Wahid Mulyadi Jadi Ketua Lagi
Salah satu penerima bisarah, Nisvia Nurlaila, mengaku bantuan tersebut menambah semangatnya dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an.
“Penghargaan ini membuat kami semakin semangat dalam mempelajari Al-Qur’an,” ujarnya.
Nisvia menyelesaikan hafalan 30 juz dalam waktu tujuh tahun, sementara rekannya, Khairani, berhasil menyelesaikannya dalam tiga tahun. Keduanya saat ini menempuh pendidikan di MA NU Darussaadah Kebumen.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak lima santri yang telah khatam 30 juz menerima bisarah.
Dukungan Pemerintah dan Tokoh Nasional
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Said Aqil Siradj serta Bupati Kebumen Lilis Nuryani.






