KEBUMEN, Beritakebumen.com – Kabupaten Kebumen menyimpan kekayaan geologi luar biasa yang kini mulai mencuri perhatian dunia permata.
Praktisi batu mulia, Lukman Irfangi atau akrab disapa Emen Mbajug, mengungkapkan bahwa Kebumen merupakan rumah bagi “Giok Jawa” serta beragam batuan unik lainnya.
Seperti Jasper, Badar Besi Merah, hingga Lavender Chalcedony yang memiliki nilai estetika tinggi.
Dalam podcast di kanal YouTube Adam Harits GG, Emen menjelaskan bahwa Giok Kebumen telah teruji secara laboratorium mengandung mineral Jadeite dan Nephrite.
Kualitas ini setara dengan giok internasional, bahkan di masa lalu batuan ini sering diekspor ke luar negeri.
Saat ini, para pegiat lokal fokus membangun identitas asli dengan label “Giok Jawa” guna mengangkat martabat kekayaan alam dari kawasan Karangsambung, Giritirto, dan Sempor.
BACA JUGA: Tenun Kebumen Tembus Pasar Afrika, Omzet Capai Rp200 Juta Per Bulan
Tantangan utama di lapangan adalah medan pegunungan yang terjal.
Proses pengambilan bongkahan batu yang beratnya mencapai kuintal hingga ton memerlukan teknik manual dan tenaga ekstra.
Meski memiliki nilai ekonomi tinggi, Emen menegaskan bahwa aktivitas ini harus mengedepankan prosedur legal dan kelestarian lingkungan.
Koordinasi dengan warga setempat menjadi kunci agar eksploitasi lahan tidak merusak ekosistem atau infrastruktur desa.
Ke depan, pengembangan ekonomi kreatif melalui pengolahan batu menjadi perhiasan atau karya seni ukir sangat diperlukan.
Dengan sentuhan teknologi dan dukungan pemasaran yang luas, batuan mulia asal Kebumen diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi warga sekaligus kebanggaan nasional di kancah internasional.






