Redam Bau Menyengat, Pemkab Kebumen Tutup Zona Aktif TPA Kaligending dengan Geomembran

Atasi keluhan warga, DLHKP Kebumen bungkus gunungan sampah TPA Kaligending pakai geomembran.

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen terus memperkuat sistem pengelolaan sampah demi menjaga kelestarian lingkungan.

Kebijakan terbaru ini diwujudkan melalui penutupan zona aktif di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kaligending, Kecamatan Karangsambung, dengan menggunakan lapisan plastik geomembran.

Berita Lainnya

Hal ini dilakukan sebagai solusi efektif untuk menekan polusi udara berupa bau menyengat yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan (DLHKP) Kebumen, Asep Nurdiana, menjelaskan bahwa metode penutupan tumpukan sampah menggunakan lapisan pelindung tebal ini merupakan bagian dari inovasi berkelanjutan.

Proses pengerjaan di lapangan melibatkan alat berat jenis ekskavator untuk meratakan gunungan sampah sebelum akhirnya dibungkus secara rapat menggunakan lembaran geomembran berwarna hitam.

BACA JUGA: Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkab Kebumen Tanam 1.500 Pohon di Pantai Logending

“Langkah teknis penutupan zona aktif dengan geomembran ini terbukti sangat krusial,” ujar Asep Nurdiana saat memberikan keterangan resmi.

Menurut Asep, selain mampu mengisolasi bau busuk agar tidak mencemari pemukiman warga, lapisan ini juga berfungsi menahan air hujan agar tidak merembes ke dalam tumpukan sampah yang bisa memicu pembentukan air lindi dalam jumlah besar.

Lebih lanjut, pihak DLHKP Kebumen menekankan bahwa optimalisasi fasilitas pengelolaan sampah ini akan terus ditingkatkan secara berkala.

Pemkab Kebumen juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus menyelaraskan program ini dengan cara memilah sampah secara mandiri sejak dari rumah.

“Demi memperpanjang usia pakai TPA dan mewujudkan lingkungan Kebumen yang lebih bersih, sehat, serta nyaman,” pungkasnya.

Berita terkait