KEBUMEN, Beritakebumen.com – Masyarakat yang beraktivitas di pesisir selatan Kebumen diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku mulai hari ini, 2 Maret hingga 5 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Saat ini, cuaca di sepanjang perairan Kebumen diprakirakan berawan dengan potensi guyuran hujan intensitas ringan hingga sedang.
Namun, ancaman utama datang dari ketinggian gelombang laut yang diprediksi mencapai 2,5 hingga 4,0 meter.
BACA JUGA: Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kebumenn, Nelayan Diminta Waspada
Kondisi ini masuk dalam kategori tinggi, dipicu oleh hembusan angin dari arah Barat Daya ke Barat Laut.
Kecepatan angin di area ini cukup kencang, bergerak di kisaran 3 hingga 22 knot, yang secara langsung mendorong pembentukan gelombang besar di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah.
Bagi warga Kebumen yang menggantungkan hidup dari laut atau wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pantai, harap memperhatikan batasan keselamatan berikut:
Nelayan Tradisional: Sangat berisiko bagi perahu kecil jika kecepatan angin menembus 15 knot dengan gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal Tongkang & Ferry: Operasional kapal besar juga terancam jika angin melebihi 16-21 knot dan gelombang di atas 1,5 – 2,5 meter.
Nelayan di area seperti Logending, Karangduwur, dan sekitarnya diminta untuk terus memantau kondisi fisik laut sebelum melaut.
Wisatawan pun diharapkan tidak berenang atau terlalu dekat dengan bibir pantai saat ombak sedang tinggi.
BACA JUGA: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Selatan Jateng hingga 22 Januari, Termasuk Kebumen
Area Terdampak Langsung
Peringatan ini berlaku spesifik untuk wilayah Perairan Kebumen, Perairan Cilacap, Perairan Purworejo, dan Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah.
Tetaplah waspada dan pastikan selalu memantau informasi resmi dari BMKG setempat demi keselamatan bersama.






