KEBUMEN, Beritakebumen.com – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK), Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kebumen bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK SMP bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan Pelatihan Penatalaksanaan Cedera Olahraga dan Masase Cedera Olahraga bagi Guru MGMP PJOK SMP se-Kabupaten Kebumen.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi PKM Institusional Program Doktor Ilmu Keolahragaan yang diketuai oleh Prof Dr Sumaryanti MS. Kegiatan ini diikuti oleh 85 guru PJOK jenjang SMP se-Kabupaten Kebumen. Dilaksanakan di Aula Jatijajar Hotel Candisari Karanganyar, Kebumen para peserta tampak antusias dan interaktif selama kegiatan berlangsung.
BACA JUGA: Panggung Literasi Kebumen Bersemi: Lomba Bertutur SD/MI Hidupkan Kembali Kisah Lokal
Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada para guru mengenai penanganan awal cedera olahraga serta teknik dasar masase untuk mendukung proses pemulihan atlet pelajar.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Kebumen, Yanie Giat Setyawan SSos MAcc. Dalam sambutannya ia menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan guru PJOK dalam menangani insiden cedera olahraga yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.
“Kami berharap pelatihan ini dapat memperkuat kapasitas guru-guru PJOK dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat dan aman saat terjadi cedera pada siswa saat berolahraga. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman,” ujarnya.
Pengembangan Kapasitas Guru di Daerah
Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha FIKK UNY Dr Nawan Primasoni MOr dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari FIKK UNY dalam pengembangan kapasitas guru di daerah serta komitmen berkelanjutan dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran olahraga di sekolah,” jelasnya.
Adapun materi pelatihan disampaikan oleh Dosen FIKK UNY Dr Enggista Hendriko Delano Sor Mor AIFO. Dr Enggista merupakan putra asli Kebumen yang ahli dalam bidang rahabilitasi dan penanganan cedera olahraga. Ia dibantu oleh Anggun Saraswati SOr MOr dan Faki Khairun Naili SOr MOr sebagai praktisi dari Health and Sport Center FIKK UNY.
BACA JUGA: Kesadaran Bahasa Isyarat di Kebumen Meningkat: Mahasiswi PLB Jadi Motor Penggerak
Para peserta diberikan sesi teori dan praktik langsung mengenai penatalaksanaan cedera umum seperti keseleo, kram otot, hingga dislokasi ringan, serta teknik masase yang dapat diterapkan secara aman dan efektif di lingkungan sekolah.
Ketua MGMP PJOK SMP Kebumen, Ely Cipto Priyono berharap setelah kegiatan ini para guru PJOK dapat lebih percaya diri dan kompeten dalam mendampingi siswa dalam kegiatan olahraga, sekaligus meminimalkan risiko serta dampak jangka panjang dari cedera yang tidak ditangani dengan tepat.
“Kegiatan ini juga menghasilkan perjanjian kerjasama untuk lima tahun ke depan bidang penelitian dan pengabdian masyarakat antara FIKK UNY dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kebumen.






