BERITAKEBUMEN.COM – Pemadaman listrik sering mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada koneksi internet.
Saat listrik padam, modem dan router berhenti beroperasi sehingga akses internet terputus.
Kondisi ini dapat menghambat pekerjaan dari rumah, rapat daring, hingga sistem keamanan seperti CCTV.
Penggunaan Uninterruptible Power Supply (UPS) menjadi solusi agar jaringan internet rumah tetap menyala selama pemadaman listrik.
BACA JUGA: Mengapa Masa Aktif Paket Internet Bulanan Kini Hanya 28 Hari? Ini Alasannya
Pakar kelistrikan bangunan, Helvin Herman Tirtajaya, menjelaskan bahwa UPS berfungsi sebagai sumber daya cadangan ketika pasokan listrik utama terhenti.
Perangkat ini dirancang untuk memasok listrik sementara ke peralatan elektronik penting, seperti modem, router, CCTV, hingga perangkat penyimpanan data.
Agar internet tetap berfungsi, modem dan router perlu dihubungkan langsung ke UPS.
Selama jaringan dari penyedia layanan internet (ISP) masih tersedia, kedua perangkat tersebut akan tetap bekerja karena memperoleh suplai daya dari baterai UPS.
Lama koneksi bertahan bergantung pada kapasitas baterai UPS dan jumlah perangkat yang menggunakan daya cadangan.
Selain menjaga akses internet, UPS juga membantu mempertahankan operasional kamera CCTV saat listrik padam.
Bagi pengguna komputer desktop maupun server rumahan, perangkat ini memberikan waktu untuk menyimpan pekerjaan dan mematikan perangkat dengan aman.
BACA JUGA: Gandeng Bumdes, PT GMDP Gulirkan Program Desa Internet Mandiri
Langkah tersebut dapat mengurangi risiko kehilangan data sekaligus melindungi perangkat dari kerusakan akibat pemadaman listrik mendadak.
Menyediakan UPS di rumah menjadi langkah praktis untuk menjaga koneksi internet, keamanan, dan produktivitas tetap berjalan saat terjadi pemadaman listrik.
Dengan dukungan daya cadangan, aktivitas digital dapat berlangsung lebih lancar meski pasokan listrik utama terhenti.






