BERITAKEBUMEN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang sedang di perairan selatan Jawa Tengah.
Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Peringatan ini berlaku mulai Jumat, 26 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga Senin, 29 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.
Tiga wilayah yang berpotensi terdampak adalah Perairan Cilacap, Perairan Kebumen, dan Perairan Purworejo .
Berdasarkan prakiraan BMKG, tinggi gelombang di ketiga perairan tersebut diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Ketinggian ini masuk dalam kategori sedang dan berpotensi menimbulkan risiko bagi aktivitas pelayaran .
Kondisi cuaca di wilayah perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan.
BACA JUGA: BMKG: Gelombang Tinggi Capai 4 Meter Terjang Perairan Cilacap, Kebumen dan Purworejo
Angin umumnya bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 15 knot .
BMKG secara khusus mengingatkan risiko keselamatan bagi dua jenis kapal.
Perahu nelayan berisiko mengalami gangguan keselamatan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Sementara itu, kapal tongkang berpotensi menghadapi risiko ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter .
Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir dan pelaku pelayaran di wilayah tersebut diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim dari BMKG sebelum memulai aktivitas di laut .
Pantau terus informasi resmi dari BMKG untuk mendapatkan pembaruan kondisi cuaca dan gelombang terkini.






