KEBUMEN, Beritakebumen.com – Kabupaten Kebumen mencatatkan prestasi unik sebagai daerah dengan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) terendah di Jawa Tengah pada 2024.
Berdasarkan publikasi BPS Jateng yang dirilis 11 Maret 2024, IKK Kabupaten Kebumen berada di angka 98,3 poin.
Angka ini menunjukkan bahwa biaya konstruksi di daerah tersebut secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Provinsi Jawa Tengah.
BACA JUGA: Jembatan Weton Kulon Ditargetkan Bisa Beroperasi Desember 2025
Perbandingan IKK
IKK adalah sebuah indikator harga yang mengukur tingkat kemahalan konstruksi suatu daerah dibandingkan dengan harga acuan, yaitu Kota Banjarmasin.
Semakin tinggi nilai IKK, semakin mahal pula biaya untuk membangun sebuah properti di daerah tersebut. Dengan IKK sebesar 98,3 poin, biaya konstruksi di Kebumen setara dengan 0,983 kali harga konstruksi di Banjarmasin.
Angka IKK Kebumen mengalami kenaikan tipis, yakni 1,97 poin dari tahun sebelumnya yang berada di 96,33. Tren kenaikan juga terlihat dalam lima tahun terakhir, dengan IKK pada 2020 sebesar 94,88 poin.
Sebagai perbandingan, Kabupaten Semarang menempati posisi teratas dengan IKK tertinggi, mencapai 105,78 poin.
Kondisi ini menempatkan Kebumen sebagai pilihan yang sangat menarik bagi sektor properti dan infrastruktur, karena biaya pembangunan yang lebih efisien.
Kabupaten/Kota dengan IKK Terendah dan Tertinggi
Selain Kebumen, daftar lima kabupaten/kota dengan IKK terendah di Jawa Tengah secara berurutan ditempati oleh Kota Magelang (98,85 poin), Kabupaten Magelang (99,28 poin), Kabupaten Purworejo (99,38 poin), dan Kabupaten Wonosobo (99,74 poin).
BACA JUGA: Jelang Lebaran, Bupati Kebumen Genjot Perbaikan Infrastruktur Prioritas
Sementara itu, Kabupaten Semarang tercatat sebagai daerah dengan IKK tertinggi, yaitu 105,78 poin. Kemudian diikuti oleh Kota Semarang (105,04 poin), Kabupaten Jepara (104,76 poin), Kabupaten Kudus (104,64 poin), dan Kota Salatiga (104,58 poin).
Data ini penting sebagai acuan bagi investor dan pelaku usaha yang ingin berinvestasi di sektor konstruksi di wilayah Kabpaten Kebumen, Jawa Tengah.






