PURING, Beritakebumen.com – Jembatan Weton Kulon di Kecamatan Puring, Kebumen akhirnya kembali berfungsi. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meresmikan jembatan tersebut, Selasa (4/11/2025).
Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Puring dan Kecamatan Buayan di Kebumen. Banjir besar pada 15 Maret 2022 memutus jembatan sepanjang 60 meter itu.
Warga terpaksa memutar sejauh lima kilometer untuk menyeberang sungai. Mereka sempat membangun jembatan bambu, namun sering hanyut diterjang banjir.
BNPB Kucurkan Dana Rp15,25 Miliar untuk Rekonstruksi
Pemkab Kebumen mengajukan bantuan ke BNPB karena keterbatasan anggaran daerah. BNPB menyetujui hibah rehabilitasi dan rekonstruksi senilai Rp15,25 miliar. Dana masuk ke kas daerah pada 31 Desember 2024.
Bupati Lilis Nuryani meninjau lokasi pembangunan pada awal Maret 2025. Pekerjaan fisik dimulai 25 Maret 2025 dengan kontrak Rp14,84 miliar.
BACA JUGA: Jembatan Weton Kulon Ditargetkan Bisa Beroperasi Desember 2025
Jembatan baru sepanjang 70 meter ini memakai rangka baja tanpa tiang tengah.
Pondasi jembatan diperkuat agar tahan banjir Sungai Telomoyo.
Pengerjaan selesai lebih cepat, yakni 16 Oktober 2025.
BNPB Dukung Pembangunan Tiga Jembatan Lain
Peresmian dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Forkompimda, dan warga sekitar. Bupati menyebut jembatan ini sebagai nadi kehidupan warga dua desa. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan Kebumen sebagai daerah rawan bencana.
BNPB berkomitmen mendukung perbaikan infrastruktur vital di Kebumen. Suharyanto menanggapi positif usulan perbaikan tiga jembatan lain.
“Segera ajukan melalui dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti.






