Program tersebut akan dilaksanakan di 20 kelurahan dan kalurahan, meliputi enam kalurahan di Kabupaten Sleman dan 14 kelurahan di Kota Yogyakarta.
Ruang Belajar Bagi Mahasiswa
Arie menjelaskan, kegiatan itu menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan masyarakat sekaligus mengasah kepedulian sosial sejak awal menjadi bagian dari UGM.
“Kami berharap mahasiswa memiliki kesadaran dan komitmen untuk menjadi bagian dari agen perubahan yang mampu mewujudkan kampus yang hijau, berkelanjutan, dan berdampak,” katanya.
BACA JUGA: Minat Tinggi, LPKS X Japan Kebumen Buka Gelombang Baru Pelatihan Kerja ke Jepang
Rektor UGM, Prof dr Ova Emilia PhD menyampaikan bahwa masa awal kuliah menjadi momentum penting untuk mengenali potensi diri sekaligus membentuk pribadi yang berintegritas, berdaya saing, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
“Gadjah Mada Muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mampu mengembangkan potensi diri, menginternalisasikan nilai-nilai luhur dan jati diri Universitas Gadjah Mada, serta memberikan kontribusi yang berdampak, baik di tingkat lokal maupun global,” ujar Ova.
BACA JUGA: PT JJG Spotec Indo Kebumen Buka Lowongan Kerja untuk 4 Posisi, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Ia menjelaskan, PIONIR menjadi ruang pembelajaran awal bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan akademik sekaligus memperkuat karakter sebagai identitas lulusan UGM.






