KLIRONG, Beritakebumen.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen bersama Korps Sukarela (KSR) Universitas Putra Bangsa (UPB) menanam 600 bibit mangrove di Pantai Kaliratu, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong.
Kegiatan penanaman mangrove merupakan upaya mitigasi bencana pesisir di Kabupaten Kebumen.
Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari program “KSR Goes to Masyarakat” yang diinisiasi KSR Universitas Putra Bangsa.
Aksi tersebut diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Pengurus Bidang Relawan dan Penanggulangan Bencana PMI Kebumen, Bambang Widadi.
Penanaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari perwakilan KSR perguruan tinggi se-Kebumen, anggota PMR SMP Negeri 1 Klirong, hingga Siaga Bencana Desa (SIBAT) Jogosimo.
Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran mitigasi bencana.
BACA JUGA: Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkab Kebumen Tanam 1.500 Pohon di Pantai Logending
Bambang Widadi menyampaikan bahwa wilayah pesisir selatan Kebumen memiliki risiko tinggi terhadap potensi tsunami.
Penanaman mangrove menjadi langkah konkret untuk memperkuat perlindungan alami.
Akar mangrove yang rapat mampu meredam gelombang laut, menahan abrasi, serta mengurangi dampak gelombang besar.
Pengelola Pantai Kaliratu, Edi Setiatam Tama, mengapresiasi kegiatan tersebut.
Ia menilai aksi ini memberi manfaat nyata sekaligus edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.
Menurutnya, penanaman ratusan mangrove ini, kawasan Pantai Kaliratu diharapkan semakin hijau dan tangguh menghadapi ancaman bencana pesisir.






