Grenggeng, Desa Penghasil Anyaman Pandan yang Mendunia dari Kebumen

Eksistensi kerajinan anyaman pandan di Desa Grenggeng, Karanganyar, Kebumen tak lepas dari peran ibu-ibu rumah tangga yang terampil. (Foto: Kebumen TV News)

KARANGANYAR, Beritakebumen.com – Sentra kerajinan anyaman pandan di Desa Grenggeng, Kabupaten Kebumen, tidak hanya melestarikan tradisi turun-temurun, tetapi juga menjadi roda penggerak ekonomi keluarga.

Lewat wadah Kelompok Tani Hutan (KTH) Margo Rahayu, aktivitas menganyam kini terorganisir dengan baik, menghidupi ratusan pengrajin dan menarik perhatian hingga ke kancah geopark internasional.

Berita Lainnya

Di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, aktivitas menganyam telah menjadi napas kehidupan bagi banyak keluarga, khususnya ibu-ibu rumah tangga.

BACA JUGA: Tak Kenal Musim, Kelengkeng New Kristal Jadi Primadona Baru dari Desa Pejengkolan

Mereka mengubah daun pandan kering yang melimpah di wilayah itu menjadi barang kerajinan bernilai ekonomi. Keterampilan ini diturunkan antargenerasi dan kini dikelola secara kolektif.

Wagiyem, salah satu pengrajin, mengungkapkan bahwa aktivitas menganyam adalah pekerjaan sampingan yang ia tekuni sejak kecil.

“Saya mengerjakan anyaman di sela mengurus rumah tangga. Hasilnya sangat membantu menambah penghasilan dan biaya sekolah anak,” tuturnya.

Dalam sehari, Wagiyem bisa menyelesaikan dua ‘complong’ atau anyaman setengah jadi.

Keberadaan KTH Margo Rahayu menjadi tulang punggung dalam memberdayakan para pengrajin. Kelompok yang menaungi 63 anggota tetap ini juga menjalin kerja sama dengan sekitar 2.000 perajin dari lima desa sekitar.

Peran mereka vital, mulai dari menampung hasil anyaman, menangani pesanan besar, hingga memfasilitasi pemasaran.

BACA JUGA: Tembus Jutaan Rupiah per Kilo, Budidaya Vanili Jadi Pilihan Cerdas Petani Kebapangan

“Visi kami adalah menjadikan Desa Grenggeng berkarakter kuat sebagai desa anyaman. Kami bahkan terbuka meminjamkan produk untuk dipamerkan mitra usaha lain demi kemajuan bersama,” jelas Ketua KTH Margo Rahayu, Anung Pratama.

Pemasaran anyaman pandan Grenggeng kini semakin meluas, tidak hanya secara lokal di Kebumen dan Wonosobo, tetapi juga menjadi bagian dari identitas UNESCO Global Geopark Kebumen.

Untuk memastikan regenerasi, digelar berbagai upaya seperti lomba menganyam dan pengembangan wisata edukasi.

Berita terkait