KEBUMEN, Beritakebumen.com – Sebuah usaha bakso rumahan bernama Bakso Raos Eco di Desa Karangkembang, Kebumen, berhasil memproduksi puluhan ribu butir bakso setiap hari.
Di balik kesuksesan ini adalah sosok Utomo, mantan Kepala Desa Karangkembang yang banting setir menjadi pengusaha dan mampu memberdayakan belasan warga sekitar.
Bisnis ini dirintis Utomo pada pertengahan 2020, terinspirasi dari kesuksesan kerabatnya di Semarang.
Melihat peluang pasar yang masih terbuka lebar di Kebumen, ia memberanikan diri memulai usaha bakso di tanah kelahirannya sendiri.
BACA JUGA: Grenggeng, Desa Penghasil Anyaman Pandan yang Mendunia dari Kebumen
Perjalanan awalnya tidak mudah. Tiga bulan pertama digunakan untuk membangun kepercayaan para pedagang bakso keliling sebagai target pasar pertamanya.
Berkat respons positif, Utomo terus berinovasi. Ia fokus pada peningkatan kualitas, dari standar kemasan yang lebih higienis hingga pengembangan varian rasa.
Saat ini, Bakso Raos Eco menawarkan beragam produk untuk segmen ekonomi hingga menengah, seperti Bakso Urat (kombinasi ayam-sapi), Bakso Ayam Murni, dan Tahu Bakso yang menjadi primadona.
Produk Bakso Raos Eco kini telah mendominasi beberapa pasar tradisional strategis di Kebumen, seperti Pasar Tumenggungan, Karanganyar, dan Kutowarjo.
Lebih dari itu, merek ini juga dipercaya menjadi pemasok untuk program pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG).
BACA JUGA: Tak Kenal Musim, Kelengkeng New Kristal Jadi Primadona Baru dari Desa Pejengkolan
Kapasitas produksinya mengesankan untuk skala UMKM. Setiap hari, usaha ini mampu menghasilkan 55.000–65.000 butir bakso urat, 2.500 butir bakso ayam murni, serta 2.000–3.000 butir tahu bakso yang bisa meningkat drastis saat ada pesanan khusus.
Pencapaian terbesar Utomo adalah dampak sosial usahanya. Bakso Raos Eco telah menyerap 14 tenaga kerja dari warga sekitar.
Seluruh proses produksi dilakukan dengan standar kebersihan tinggi dan telah mengantongi sertifikat halal, menjamin keamanan produk bagi konsumen.






