Pasar Sore Ramadan Gombong Kembali Digelar, Bupati Lilis Ajak Warga Berbagi Berkah

Bupati Kebumen resmikan Pasar Sore Ramadan di Gombong, dorong pemberdayaan ekonomi warga. (Foto: Pemkab Kebumen)

GOMBONG, Beritakebumen.com – Pasar Sore Ramadan (Pasora) edisi ke-16 tahun 1447 Hijriyah resmi dibuka di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kamis, 19 Februari 2026.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dengan ditandai kunjungan ke sejumlah stan pedagang lokal.

Acara ini turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, jajaran pimpinan OPD, Forkopimcam Gombong, KUA, serta Takmir Masjid Nurul Falaah.

BACA JUGA: Sambut Ramadan, Polres Kebumen Salurkan Sajadah dan Al-Qur’an untuk Pondok Pesantren

Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah, Bambang Purwanto, menjelaskan bahwa Pasora telah menjadi agenda rutin sejak tahun 2010.

Kegiatan ini merupakan satu dari 19 program Ramadan yang disusun pihak masjid untuk memberdayakan masyarakat.

“Kami bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kedungpuji memberi ruang bagi warga agar bisa meningkatkan ekonomi mereka,” ujar Bambang.

Tahun ini, lokasi pasar bergeser sedikit ke utara di depan Gedung Serbaguna Desa karena adanya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Sebanyak 40 pedagang telah terdaftar dan akan berjualan hingga sehari sebelum Lebaran.

Bupati Lilis Nuryani mengajak masyarakat menjadikan kegiatan ini sebagai ladang ibadah di bulan suci. Ia mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Pasora yang sudah berlangsung 16 edisi.

“Saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Mari kita niatkan kegiatan ini sebagai ibadah dan diisi dengan saling berbagi,” tuturnya.

BACA JUGA: Ramadhan 2026, dr Zaidul Akbar Ungkap Menu Buka Puasa Sehat Bebas Lemas

Momen menarik terjadi saat Bupati berinteraksi dengan anak-anak dan warga. Ia membagikan uang tunai Rp1 juta kepada anak-anak dengan pesan khusus agar uang tersebut dibelanjakan di area Pasora. Bantuan ini sekaligus menjadi stimulus bagi pedagang lokal.

Bupati juga memberikan santunan kepada dua warga lansia dan memborong dagangan di beberapa stan sebelum mengakhiri kunjungan dengan meninjau Masjid Nurul Falaah.

Keberadaan Pasora diharapkan mampu menghidupkan ekonomi warga selama bulan Ramadan.

Berita terkait