Ambal Costume Carnival 2026, Sate Ambal dan Geopark Kebumen Jadi Inspirasi Kostum Unik di Jalan Poerbonegoro

Ambal Costume Carnival 2026 di Kebumen sukses digelar. Bupati Lilis Nuryani apresiasi kreativitas pemuda dan geliat UMKM takjil di Jalan Poerbonegoro. (Foto: Pemkab Kebumen)

AMBAL, Beritakebumen.com – Gelaran Ambal Costume Carnival berlangsung cukup meriah di Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kebumen.

Acara spektakuler ini digelar di Jalan Poerbonegoro pada Minggu, 1 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian “Ngabuburit Bareng Nang Ambal” (Ngabar Ambal) 2026.

Berita Lainnya

Karnaval kostum ini menjadi wujud nyata keberlanjutan sukses pameran Wetan Prau (PWP) Manggon Ambal yang digelar Desember 2025 lalu.

Para pemuda Desa Ambalresmi dari berbagai usia tampil memukau dengan kostum kreatif bertema ikonik, mulai dari Sate Ambal hingga representasi Geopark Kebumen.

BACA JUGA: Rayakan Imlek 2577, Pengusaha Sugeng Budiawan Bagikan Ratusan Sembako dan Gelar Open House

Acara ini dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika.

Turut hadir mantan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, jajaran anggota DPRD Kebumen, Forkopimcam, serta pengurus Karang Taruna Kabupaten.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Pokdarwis Ambalresmi, Ngalamul Futuwah, menjelaskan bahwa Ngabar Ambal 2026 telah berlangsung sejak awal Ramadan. Puncak acara akan digelar pada malam takbir Idul Fitri mendatang.

“Selain panggung seni yang diisi masyarakat, sepanjang Jalan Poerbonegoro juga diramaikan sekitar 74 UMKM takjil. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan warga lokal,” ujar Ngalamul.

Bupati Lilis Nuryani mengapresiasi kolaborasi Pokdarwis, Pemerintah Desa, dan para relawan.

Menurutnya, Ambalresmi menjadi contoh nyata desa wisata yang tumbuh dari kekuatan masyarakat sendiri.

BACA JUGA: Keren! Penari Ebeg Cilik Meriahkan Anniversary ke-8 PPKLK di Karanggayam Kebumen

“Ambal sangat kaya akan seni dan budaya. Generasi muda diberi ruang tampil percaya diri, warga menikmati hiburan sehat sambil menunggu berbuka, dan ekonomi UMKM ikut bergerak,” tutur Bupati Lilis.

Bupati juga mengingatkan warga untuk bangga dengan sejarah besar wilayahnya. Nama Jalan Poerbonegoro diambil dari Kanjeng Raden Adipati Poerbonegoro, pemimpin besar masa kejayaan Kadipaten Ambal.

“Semangat kepemimpinan besar itu harus kita jaga. Saya berharap Ngabar Ambal terus dijaga kualitasnya dan menjadi agenda rutin tahunan yang didukung penuh Pemerintah Kabupaten Kebumen,” pungkasnya.

Berita terkait